Mesin Penyedot Air Milik Pj Bupati Lingga Hilang
LINGGA - Mesin otomatis penyedot air bermerk SANYO milik Pj Bupati Lingga, Edi Irawan yang dibelikan dengan uang pribadinya beberapa bulan lalu hilang dicuri maling. Hilangnya mesin yang ditempatkan digedung daerah tersebut diduga lepas pengawasan Satpol PP yang bertugas di Gedung Daerah, Daik Lingga, Selasa (13/10).
Kejadian tersebut sontak membuat Edi Irawan merasa jengkel melihat kinerja petugas Satpol PP yang jaga di gedung daerah. Sehingga membuat dirinya memanggil seluruh Satpol PP, untuk menanyakan penjagaan di gedung daerah tersebut selama dirinya tidak berada di Lingga.
"Mereka kan ditugaskan disana, jadi mereka tidak ada alasan, untuk tidak mengetahui bahwa mesin itu hilang, berarti mereka tidak melaksanakan apa yang menjadi tugas mereka," kata Edi Irawan Pj Bupati Lingga.
Edi menjelaskan, bahwa satpol PP yang sudah diberikan wewenang untuk menjaga gedung daerah, seharusnya mengetahui apa yang terjadi di sekeliling gedung tersebut.
Untuk itu, Edi meminta pihak satpol PP harus menemukan barang tersebut." Kita berikan waktu kepada satpol PP untuk menyelidiki hal ini, kalau mereka tidak bisa menemukannya, maka saya akan mengambil tindakan tegas," kata Edi Irawan.
Edi melanjutkan, kalau nanti mesin itu ditemukan, dan diketahui siapa dalangnya, maka orang tersebut akan dikenakan sangsi." Nanti ada sangsinya, intinya sekarang kita berikan kesempatan untuk satpol PP menyelidiki kasus tersebut," tutur Edi Irawan.
Sementera Informasi yang dikembangkan Terkininews, awal pertama diketahui mesin tersebut hilang saat Edi Irawan, hendak melaksanakan shalat magrib di gedung daerah setelah selesai beraktifitas seharian.
Saat dirinya hendak mengambil air wuduk. orang nomor satu di Lingga tersebut, mendapati air tidak jalan, setelah dirinya mengetahui air tidak jalan, dia memanggil ajudannya untuk memerikasa kenapa air tidak ada.
Saat ajudannya, memeriksa ditemukan mesin yang digunakan untuk menyedot air dari bawah ketangki penampung yang ditempatkan di atas tidak ada. Saat ditanyakan kepada petugas yang jaga, tidak ada yang mengetahui dikemanakan mesin tersebut.
Atas kejadian itu, Edi Irawan meminta Satpol PP untuk bertanggung jawab atas kejadian tersebut dan menyelidiki siapa dalang dibalik hilangnya sanyo otomatis milik orang nomor satu di Lingga itu.

