Ini Cara Bank Indonesia Jadikan Rupiah Tetap percaya

Selasa, 24 November 2015 06:37 WIB
405x ditampilkan Bisnis

Bank Indonesia (BI) memiliki tugas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap integritas fisik mata uang Rupiah. Oleh sebab itu, ada beberapa hal yang perlu dilakukan bank sentral Indonesia tersebut.

 

Direktur Eksekutif Departemen Pengelolaan Uang Bank Indonesia (BI), Suhaedi, mengatakan ada tiga hal yang dilakukan BI untuk menjaga integritas fisik Rupiah. Hal ini guna mempertahankan kepercayaan masyarakat untuk menggunakan Rupiah.

 

"Pertama kita upayakan agar uang kita tidak mudah dipalsukan. Jadi kalau ada pemalsuan akan mudah dikenali," kata Suhaedi di kantornya, Jakarta, Senin (23/11/2015).

 

Dia mengatakan, hal ini dilakukan antara lain secara periodik melakukan peningkatan fitur pengaman dari uang yang akan diterbitkan. Sehingga, ada penyempurnaan desain dan fitur pengaman. "Kedua kita lajukan peningkatan kualitas bahan bakunya. Jadi bahan bakunya beda dengan kertas biasa," tambah dia.

 

Adapun langkah yang ketiga, ujar Suhaedi, pihaknya akan melajukan edukasi dan sosialisasi masyarakat mengenai ciri-ciri keaslian uang Rupiah. Hal ini dapat dilakukan dengan tindakan 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

 

"Kemudian yang enggak kalah penting kerjasama dengan aparat penegak hukum dalam hal menangani temuan uang yang diduga palsu dan proses penyidikan serta di pengadilan," katanya.

 

Selain menjaga keaslian Rupiah, Suhaedi mengaku BI memiliki komitmen untuk dapat mengedarkan uang Rupiah dengan kualitas yang baik di seluruh wilayah Indonesia. Sehingga, wilayah terluar pun mampu memperoleh Rupiah dengan mudah.

 

"Dari waktu ke waktu kita terus perluas jaringan. Sehingga pada waktunya nanti di manapun masyarakat berada dapat dilayani uang Rupiah yang kualitasnya baik dan pecahannya sesuai yang diinginkan," tukas dia.


(okz)