Travel Umrah Bermasalah Akan Ditertibkan

Diterbitkan oleh Saiful pada Senin, 11 Januari 2016 06:07 WIB dengan kategori Bisnis dan sudah 554 kali ditampilkan

MAKASSAR -- Kesatuan Travel Haji dan Umrah Republik Indonesia Sulawesi Selatan (Kesthuri-Sulsel) meminta Kementerian Agama untuk merazia travel umrah bermasalah. "Ini langkah preventif untuk mengatasi travel bermasalah yang bisa merugikan masyarakat," kata Ketua Kesthuri Sulsel Usman Jasad di Makassar, Ahad (10/1).


Menurut Usman, travel umrah yang bermasalah, misalnya gagal memberangkatkan jamaahnya, biasanya terjadi karena travel-travel ini memungut biaya jauh hari sebelum memberangkatkan jamaahnya tanpa memperhitungkan perubahan kurs dollar. "Jamaah biasanya dimasukkan dalam daftar tunggu, satu atau dua tahun sebelumnya," ungkapnya.

Masalah muncul, kata Usman, ketika waktu keberangkatan tiba, namun telah terjadi perubahan kurs dollar. "Pada saat penyetoran, bisa jadi kurs hanya di kisaran Rp 9000, namun saat pemberangkatan dollar sudah berada di kisaran Rp 13000 per satu dollar, travel akan kesulitan menutupi selisih ini," jelasnya.

Langkah tegas, ungkap Usman, harus diambil Kementrian Agama demi menghindari kerugian masyarakat yang berulang akibat ulah travel bermasalah ini.

Kepala Kantor Wilayah Kemenag Sulsel Abdul Wahid mengakui selama ini pihaknya kesulitan dalam melakukan pengawasan karena belum ada direktorat yang secara khusus menangani umrah. "Kami baru tahu ada masalah, setelah ada yang melapor," ujarnya menjelaskan.