PDAM Makassar Jadi "Kelinci" Penghapusan Utang Negara

Diterbitkan oleh pada Selasa, 19 Januari 2016 15:44 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 1.024 kali ditampilkan

MAKASSAR - Terkuak fakta usai rapat infrastruktur dan investasi yang dipimpin oleh Staf Khusus Wapres RI, Abduh bersama Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto dan Direktur Umum PDAM Kota Makassar, Haris Yasin Limpo, Senin (18/1/2016) di kantor Sekretariat Wapres RI di Jakarta.

 

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Makassar jadi contoh percobaan bagi PDAM di tanah air yang utangnya dihapuskan oleh pemerintah pusat.
Skema  penghapusan utang PDAM yang sempat melilit mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin tersebut hingga di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu akan diberlakukan mulai tahun 2016.

 

 

Public Relation Department-Head Makassar City Government, Firman Pagarra mengatakan, kesimpulan skema penghapusan utang PDAM Makassar oleh pemerintah pusat senilai kurang lebih Rp 200 miliar, dan selanjutnya utang itu dihibahkan menjadi modal investasi bagi pemerintah kota (Pemkot Makassar) adalah sebuah terobosan baru.

 

 

"Selain hal ini disambut baik Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto. Hal ini juga akan jadi semangat bagi PDAM lainnya di tanah air. Sebab Pak Abduh menyatakan skema penghapusan utang PDAM ini dilakukan dengan cara pemerintah pusat melakukan pelunasan seluruh utang PDAM yang mencapai  kurang lebih 200 miliar dan selanjutnya menghibahkan hutang itu jadi modal investasi bagi Pemkot Makassar," jelas Firman Selasa (19/1/2016).

 

 

Meskipun dalam jangka waktu tertentu PDAM Makassar akan mencari modal investasi tersebut dengan cara peningkatan pelayanan pelanggan, khususnya pelayanan pemakaian air bersih PDAM Makassar tentunya sambung Firman.

 

"Bahkan dalam penanganan pemakaian air PDAM di Makassar. Pak Jusuf Kalla sebelumnya sempat mengimbau agar di Kota Makassar seharusnya terjadi peningkatan peralatan sambungan rumah PDAM ke beberapa titik wilayah air yang belum tersalurkan. Dan Pemkot Makassar dituntut harus turut berperan aktif," katanya Pada terkininews.com.