Wakil Presiden Janji Akan Akhiri Pembekuaan PSSI Tahun Ini
Setelah Federation of International Football Association (FIFA) membekukan Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI), sepakbola Negeri Garuda ini pun terperosok di peringkat ke-180 dunia dari 209 anggota FIFA.
Efek pembekuan FIFA tersebut pun berbuntut panjang bagi para pemain-pemain sepakbola, di mana pemain asing dan dalam negeri harus hengkang ke negara lain untuk mencari nafkah. Terlebih pesepakbola Anang Ma'ruf harus banting setir manjadi pengemudi Go-Jek lantaran ingin dapurnya tetap mengebul.
Menanggapi hal itu, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) sudah mendapatkan kabar, jika pembantunya yakni, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi akan menyelesaikan pembekukan masalah PSSI tersebut dari FIFA tahun ini.
Apabila masalah tersebut tidak selesai di 2016, maka Indonesia yang menjadi tuan rumah dalam ajang Asian Games 2018 tanggal 18 Agustus - 2 September 2018 di Jakarta, Palembang, Banten dan Jawa Barat, hanya akan menjadi penonton saja karena Indonesia tak bisa mengirim Timnas.
"Bisa (selesai tahun ini), kalau tidak selesai tahun ini kita tidak bisa main di Asian Games. Itu harus (diselesaikan). Karena ada batasannya begitu. Jadi mudah-mudahan bisa terjadi," ujar JK dalam acara yang bertemakan News Forum Challenges and Opportunities di Gedung MNC News Media, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (21/1/2016).
Sebelumnya, dalam rilis terbaru yang dikeluarkan FIFA, Kamis 7 Januari 2016, Indonesia ada di peringkat ke-180 dunia dari 209 anggota FIFA. Peringkat ini paling buruk dalam sejarah setelah Indonesia menjadi anggota pada tahun 1993.
Sebelum ini peringkat terburuk Indonesia di FIFA adalah 170. Itu terjadi pada Oktober 2012 dan April hingga Juni 2013, serta September 2013. Saat ini Indonesia tepat berada di bawah Bangladesh dan di atas Kamboja.
Penyebab peringkat Indonesia jatuh tidak lain karena dibekukannya PSSI oleh FIFA, sehingga Timnas Indonesia tidak bisa bertanding di pentas internasional.
Akibatnya Indonesia tidak bisa mendapatkan peluang untuk menambah poin dalam perhitungan peringkat dunia. Sebab, satu-satunya cara untuk menambah poin adalah lewat bertanding, baik turnamen, kualifikasi kejuaraan, maupun uji coba.
(okz)

