MSRinACTion Bagikan Kebahagiaan Kepada Ponpes dan Warga Cibarusah

Diterbitkan oleh pada Selasa, 26 Januari 2016 10:44 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 928 kali ditampilkan

Tampak rona kebahagiaan terpancar dari wajah Ustadz Ta'lim Noor (50), para santri Rhoudotul Muta'alimin dan masyarakat Kampung Parung Banteng, saat Tim Mobile Social Rescue/MSR-ACT menggelar Event @msrinaction di Pondok Pesantren (Ponpes) Rhoudotul Muta'alimin, Kampung Parung Banteng, Desa Cibarusah Jaya, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, Minggu (24/1),

 

Sekitar 300 orang memadati halaman Ponpes Rhoudotul Muta'alimin, terdiri dari 60 siswa Ponpes Rhoudotul Muta'alimin dan masyarakat sekitar Pesantren. “Alhamdulillah rangkaian acara hari ini berjalan lancar dan sukses,”tutur Anang Herdiana, Koordinator event dari MSR-ACT.  

 

Dalam acara ini ACT menggelar enam rangkaian kegiatan, diantaranya: penyerahan kaki tiruan untuk Ustadz Ta'lim Noor (Pimpinan Ponpes Rhoudotul Muta'alimin) dari Elzata. Penyerahan bantuan paket pendidikan (tas dan alat tulis) dari Tupperware. Penyerahan paket komputer. Penyerahan paket mukena dari El Zatta. Aksi bersih-bersih masjid., dan pelayanan kesehatan cuma-cuma untuk warga sekitar Ponpes.  

 

Ustadz Ta'lim Noor, mengungkapkan rasa sukur serta ucapan terimakasihnya kepada ACT, Elzatta dan Tupperware yang sudah membantu dirinya, ponpesnya serta warga sekitar pompes. “Semoga Allah memberikan keberkahan kepada, ACT, Elzatta, Tupperware dan para donator. Kami juga memimpikan mempunyai bangunan ponpes yang layak, semoga Allah memudahkan cita-cita kami.”tuturnya, yang langsung serentak ‘diamini’ para hadirin.

 

Para relawan dari MRI Jakarta Raya, Mu’alaf Center Indonesia/MCI, Gerakan Membersihkan Masjid/Gemas dan Wesal TV, ikut juga terlibat mensukseskan acara ini.    

 

Head of CSR Program El Zatta Hijab, Fajar Fitra dalam sambutannnya berkomitmen akan terus berkonstribusi di ranah kemanusiaan dan sosial bersama ACT. “Kami akan terus berusaha berbagi kebaikan dan ACT adalah mitra terbaik kami untuk program kemanusiaan. Terimakasih kepada Ustadz Ta'lim yang telah menjadi guru inspirasi kami,”tutur Fajar.

 

Hal senada juga dikatakan Anang Herdiana, baginya sosok Ustadz Ta’lim Noor telah menginspirasi banyak hal kepada semua orang, meskipun mengalami keterbatasan namun memiliki semangat yang luar biasa untuk berbagi terhadap orang lain.

 

“Insya Allah, setelah ini kami ingin membantu Ustadz memiliki bangunan pesantren yang layak, sehingga para santri bisa tinggal dan belajar dengan nyaman,”tekadnya.