Menag Minta KAMMI Menjadi Pionir dalam Menangkal Paham Ekstremisme dan Radikalisme

Diterbitkan oleh pada Kamis, 28 Januari 2016 11:51 WIB dengan kategori Suara Mahasiswa dan sudah 1.161 kali ditampilkan

JAKARTA - Pengurus Pusat Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PP KAMMI) mengadakan kunjungan ke kementrian Agama RI di ruangan kementrian agama RI, Senin (25/01).

 

Kunjungan tersebut dalam rangka menjalin silaturahim menjelang mukernas KAMMI yang akan dilaksanakan pada tanggal 17-21 Februari 2016 di asrama Haji Bekasi, Jawa Barat.

 

 

Rombongan PP KAMMI disambut baik oleh Menag Lukman Hakim Saifuddin dan jajarannya. Lukman Hakim Saifudin selaku menag berpesan pada KAMMI agar menjadi pionir dalam menangkal penyebaran paham ekstremisme dan radikalisme atas nama agama.

 

“Peran Kemenag lebih pada proses pencegahan. Dan KAMMI harus turut mendukung langkah preventif ini,” tegas Lukman.

 

 

“Generasi muda kerap dijadikan sasaran empuk bagi paham sesat maupun radikal. Oleh karena itu perlu dukungan semua pihak untuk mengatasinya,” imbuh menteri agama.

 

 

Sejalan dengan Lukman, Ketua Umum KAMMI, Kartika Nur Rakhman menanggapi bahwa apa yang dinyatakan oleh pihak kemenag sejalan dengan semangat yang dibangun KAMMI.

 

 

“Oleh karena itu, KAMMI akan menggelar mukernas yang pertama ini dengan tema Jayakan Indonesia 2045, dimana salah satu topik pembahasannya adalah upaya menangkal radikalisme dan ekstrimisme yang kerap melanda pemuda Indonesia yang minim pengetahuan agama,” kata Kartika.

 

 

Selain itu, Kartika juga meminta kesediaan Lukman Hakim Saifuddin untuk menjadi keynote speaker dalam tema tersebut.

Kunjungan ini dihadiri oleh beberapa petinggi KAMMI lainnya dan Menag didampingi Direktur Diktis Amsal Bachtiar, Kabiro Umum Syafrizal, dan Sesmen Khoirul Huda.