DPRD Kepri Tidak Setuju Batam Dijadikan KEK

Diterbitkan oleh Saiful pada Sabtu, 27 Februari 2016 14:20 WIB dengan kategori Batam dan sudah 884 kali ditampilkan

BATAM - DPRD Kepri telah menyatakan sikap menentang kebijakan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) untuk Batam.

 

 

 

Pernyataan tersebut diungkapkan oleh anggota DPRD Kepri, Taba Iskandar "ini adalah sebuah kmunduran yang sangat tidak baik untuk Batam" Kata Taba (26/2/2016).

 

Taba juga menjelaskan pemerintah pusat tidak begitu memahami kondisi yang dialami Batam saat ini "masalah paling utama adalah dualisme kepemimpinan yang selalu membuat calon investor bingung" kata Taba. "Dimana-mana daerah itu dipimpin oleh satu pimpinan" tambahnya.

 

Taba juga menjelaskan solusi untuk batam adalah dengan dibentuknya otonomi khusus. dimana nanti kepala daerah ditunjuk oleh pusat dan kepala daerah akan dibantu oleh dua deputi yang masing-masing akan mengurusi pemerintaan dan ekonomi/investasi.

 

direncanakan pada senin mendatang (29/2/2016) akan dibentuk pansus yang akan membahas otonomi khusus Batam.  Yang diharapkan akan mengakhiri konflik dualism kepemimpinan di batam.