Tentara Rusia Bakal Ditarik Dari Suriah

Diterbitkan oleh pada Selasa, 15 Maret 2016 06:06 WIB dengan kategori Internasional dan sudah 904 kali ditampilkan

Tentara Rusia akan menarik diri dari Suriah setelah hampir lima bulan menjalankan operasi militer untuk mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad.


Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa militer Rusia di Suriah telah banyak mencapai tujuan, dan memerintahkan untuk intensifikasi upaya diplomatik Rusia demi menghasilkan kesepakatan damai di Suriah.

Namun demikan, dia mengisyaratkan bahwa Moskow akan mempertahankan kehadiran militernya tanpa menyebutkan tenggat waktu penarikan mundur pasukan dan menyebut pasukan Rusia akan tinggal di PelabuhanTartous dan pangkalan udara Hmeymim di Provinsi Latakia, Suriah.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, Putin telah menelepon Assad untuk memberi tahu soal keputusan tersebut. Langkah ini diumumkan pada hari yang sama dengan digelarnya pembicaraan damai yang ditengahi PBB antara pihak-pihak berperang di Suriah yang berlangsung di Jenewa.

"Kerja efektif militer kami telah menciptakan kondisi untuk memulai proses perdamaian. Saya yakin tugas yang diembankan oleh kementerian pertahanan Rusia, secara keseluruhan mencapai sasaran," kata Putin seperti dikutip Antara, Selasa (15/3).

Menurutnya, bersama partisipasi militer Rusia, angkatan bersenjata dan pasukan patriot Suriah mampu melakukan pembalikan fundamental dalam perang melawan terorisme internasional. 

"Oleh karena itu, saya memerintahkan menteri pertahanan, mulai besok untuk menarik bagian utama kontingen militer kita dari Republik Arab," tegas Putin. [RMOL/wah]