Tri Rismaharini Incar Pasar Industri Kerajinan di Qatar

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 26 Maret 2016 08:08 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 926 kali ditampilkan

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini memanfaatkan peluang pasar kerajinan tangan di Qatar, terutama bagi produk ekspor sejumlah usaha mikro, kecil, dan menengah di daerahnya.



"Kami membina banyak UMKM dan sedang mencari peluang guna memasarkan produk mereka," ujar Risma saat singgah di Qatar pada acara silaturahmi dengan Duta Besar RI untuk Qatar Muhammad Basri Sidehabi sebagaimana rilis yang dikeluarkan Konsuler KBRI Qatar Boy Dharmawan di London, Inggris, Sabtu, 26 Maret 2016.

Risma yang baru saja menerima Ideal Mother Award dari Universitas Kairo, Mesir, sangat tertarik dengan kerajinan tangan yang dijual di Dhoha, khususnya di pasar tradisional Souq Wakif yang umumnya barang impor.

Selain kerajinan, dia juga melihat peluang bagi tenaga kerja Indonesia yang bisa bekerja di Qatar. "Kami akan siapkan tenaga kerja untuk dikirim ke Qatar bila perlu," ujarnya. Bahkan, selama tujuh jam di Dhoha itu, Risma menyepatkan diri bertemu dengan tenaga kerja Indonesia.



Dubes Sidehabi mengapresiasi kunjungan Risma itu. Ia menjelaskan bahwa hubungan ekonomi dan perdagangan RI-Qatar terbuka lebar. Mantan Pilot F-16 pertama Indonesia itu juga mengutarakan kiprah dan kontribusi WNI di Qatar yang jumlahnya diperkirakan mencapai 40 ribu jiwa. 



Selama di Qatar, Risma yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Surabaya Hendro Gunawan dan Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga Berencana Nanis Chairani sempat mengunjungi dua kota fenomenal yakni  Pearl dan Lusail. Kota itu dibangun dari hasil reklamasi. Bahkan hingga saat ini proses pembangunan masih berjalan. 



Kota Lusail merupakan kawasan pinggiran dan penunjang kota Dhoha yang menjadi ajang sirkuit balap MotoGP.

Selain itu, pemerintah Qatar mengalokasikan dana 200 miliar dolar AS untuk pembangunan berbagai sarana infrastruktur, stadion, dan jaringan kereta api guna menyukseskan pelaksanaan kejuaraan sepak bola Piala Dunia 2022.

Risma mengagumi perencanaan tata kota Dhoha yang sangat modern dan teratur, penegakan hukum dan sistem yang tepat merupakan kunci keteraturan kota dan kedisiplinan masyarakat.