Abdul Muhsin, Pahlawan Membaca Dari Mariso
Abdul Muhsin, S. Pd, M. Pd, merupakan salah satu fasilitator daerah (fasda) program buku bacaan berjenjang (B3) kota Makassar yang setelah sukses membelajarkan buku besar (B2) dan buku bacaan berjenjang (B3) di kelas III SDN kakatua Kec. Mariso, dan kini menyasar pada anak-anak lorong di jalan Manuruki IX Lr. 4 yang sering mangkal dan bermain riang gembira sambil menyapanya. (27/03/2016).
Awalnya secara tidak sengaja Muhsin membawa buku besar atau big book (B2) saat berkunjung bersama istri ke warung, saat itupula terlintas dalam pikirannya, bagaimana jika dia mengajak anak-anak tersebut bermain sambil membaca, lalu dikeluarkanlah B2 tersebut sambil mendekati mereka dengan harapan ada diantara mereka yang bertanya dengan buku yang dibawa, ternyata betul, ada beberapa anak-anak yang bertanya dengan logak Makassarnya, “Apa itu kita bawa pak guru'' Besarna di", ungkap si bocah tersebut dengan nada lugunya pada Muhsin
Setelah itu, Muhsin membiarkan mereka melihatnya terlebih dahulu tanpa memberikan respon apa-apa sampai mereka mendekat ke arahnya dan berkata lagi, “Liat dulu pak guru", "Pinjam dulue pak guru", "Iye tawwa, pinjam dulue pak guru", pintah salah seorang dan diikuti oleh teman-temannya yang lain papar muhsin pada terkininews.com.
Karena bukunya hanya ada satu, maka dia tidak meminjamkannya, dan akhirnya sang istri sampaikan, “Satuji bukunya pak guru nak'' kalau mauki sinimeki sama-sama didekat gerobak baksonya pak guru, baru disituki sama-sama bacai karena ada bale-bale disitu”, ucap sang istri, pada sekumpulan bocah
"Setelah kami menyelesaikan proses membaca bersama pada hari itu dan diulang pada hari-hari berikutnya, saya melihat sangat jelas terlukis dari wajah mereka, sikap antusiasme, kegembiraan dan kegemaran dalam memulai membangun budaya baca di sebuah lorong", tambah Muhsin.
"Alhamdulillah setelah beberapa kali kami melakukan kegiatan membaca, hampir semua anak jika bermain, mereka sambil membawa buku, ada yang membawa komik, buku cerita, buku gambar, buku pelajaran, dan bahkan ada yang membawa koran", tutup Muhsin

