Ketersediaan Air Bersih Di Kecamatan Bintan Timur Menipis

Diterbitkan oleh pada Selasa, 29 Maret 2016 07:53 WIB dengan kategori Bintan dan sudah 876 kali ditampilkan

BINTAN - Ketersediaan air bersih dilaporkan menipis, dipenghujung bulan maret ini. "Untuk memenuhi kebutuhan air bersih sebagain besar masyarakat di Kecamatan Bintan Timur ini bergantung pada air hujan," kataWakil Bupati Bintan Drs. Dalmasri Syam, MM .

 

Persediaan air bersih warga tersebut mulai menipis dalam beberapa pekan terakhir karena curah hujan yang tidak menentu. Debit air sumur juga yang dijadikan warga sebagai tempat alternatif untuk mendapatkan air bersih sekarang juga sudah mulai berkurang. Sebagain besar warga khawatir jika tidak turun hujan dalam jangka waktu yang lama maka air  akan berubah keruh belakangan ini.

"Pemkab Bintan langsung ambil alih sebagai langkah konkrit ialah mengecek secara lengkap data bersama PDAM Tirta Kepri terkait ketersediaan air, baik untuk kebutuhan masyarakat, maupun untuk kebutuhan bagi para penanam modal," katanya, Senin (28/03/2016).

Selain itu, PDAM Tirta Kepri juga memaparkan beberapa rencana pembangunan yang bertujuan mencukupi kebutuhan air minum di Kabupaten Bintan, diantaranya rencana pembangunan air baku dengan pengerukan dan pendalaman waduk Sungai Jago Bintan Utara, pembangunan tampungan air baku waduk Kawal, pembangunan DAM Busung, serta pembangunan DAM Teluk Bintan. Pembangunan ini jika dapat dilaksanakan tidak hanya akan mencukupi kebutuhan air minum masyarakat, tetapi juga kebutuhan air bersih bagi perusahaan penanam modal di Kabupaten Bintan.

Namun Wakil Bupati Bintan, Dalmasri Syam, berpesan, sambungan baru ini perlu diutamakan ke masyarakat, bahkan hingga ke tambelan. “Yang penting kita dapat bagian dari sepuluh juta sambungan itu, dan Jangan sampai warga tidak dapat air minum” tutur Dalmasri.