Moeldoko Digadang-gadangkan Maju Pilkada DKI

Diterbitkan oleh pada Senin, 18 April 2016 08:41 WIB dengan kategori Jakarta dan sudah 929 kali ditampilkan

Ide untuk mendorong eks Panglima TNI Jenderal (Purnawirawan) Moeldoko maju menjadi calon gubernur DKI Jakarta berawal dari kongkow-kongkow.



Hal itu diungkapkan Jurubicara Kawan Moeldoko, Dedi Kurniawan kepada RMOLJakarta.com, Minggu malam (17/4).

"Awal mulanya, kami (teman-teman) kan kebetulan sering nongkrong, lalu bicara-bicara. Ahok begini, Yusril begini, ini begini. Kesannya kok nggak adem banget. Kami mau cari yang soft yang lebih adem. Lebih bisa kendalikan Jakarta dengan segala kompleksitasnya. Lalu kepikiranlah Pak Moeldoko," katanya.

Dedi yakin Moeldoko tidak akan marah dengan adanya aksi untuk mendukungnya maju menjadi bakal calon gubernur Jakarta periode 2017-2022.

"Kalau marah, Insya Allah nggak mungkin. Kan kami masyarakat cuma mendorong," tuturnya.

Kelompok ini akan menyosialisasikan nama Moeldoko sekaligus untuk melihat bagaimana reaksi masyarakat Jakarta, bila dia maju menjadi calon gubernur. Kalau tingkat elektabilitas ternyata bagus, Dedi berharap Moeldoko mempertimbangkan untuk maju.

"Kami ingin melihat respons masyarakat dulu. Setelah ini mau survei. Sekarang lakukan sosialisasi dulu dengan tanpa Pak Moeldoko. Kami ingin tahu elektabilitas Pak Moeldoko seperti apa. kita lempar bola panas dulu. Kalau elektabilitas masuk, kami tinggal cari jalurnya seperti apa. Kalau sudah sampai disitu baru kita komunikasi dengan beliau nanti," paparnya.

Dia mennyatakan bahwa Moeldoko akan didorong maju lewat jalur partai atau perorangan. Sebab, terlalu mepet kalau Moeldoko dipaksa melalui jalur independen seperti calon gubernur petahana, Basuki Tjahaja Purnama.

"Kalau independen, waktunya terlalu mepet. Tapi tetap tidak menutup kemungkinan, kalau bisa lebih cepat dari gerakan Teman Ahok, bisa saja," ungkapnya.

Dedi menambahkan, cara yang dilakukannya dapat membantu warga Jakarta untuk mendapatkan pemimpin yang baik.

"Jika warga Ibukota setuju dengan langkahnya, mereka dapat datang pada acara deklarasi Kawan Moeldoko (KaMu) pada Rabu (20/4) mendatang yang bertempat di Setu Babakan, Jalan Moh Kahfi II, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan," tandasnya. [RMOL/sam]