Inilah Penyebab Berangkat Haji Harus Antri Puluhan Tahun

Diterbitkan oleh pada Ahad, 1 Mei 2016 05:54 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 992 kali ditampilkan

Permasalahan jemaah haji Indonesia dari tahun ke tahun selalu sama, antrean calon jemaah hingga puluhan tahun. Bahkan belakangan ini diketahui untuk berangkat haji, umat muslim yang ada di Kabupaten Sulawesi Selatan harus menunggu antrean selama 38 tahun.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Komnas Haji Mustolih Siradj mengungkapkan beberapa sebab calon jemaah haji harus menunggu waktu bertahun-tahun untuk berangkat ke negeri korma itu.

"Kendala waiting list haji itu tidak hanya kendala bagi orang Indonesia saja, tapi juga seluruh negara muslim yang akan mengirimkan ibadah haji ke Mekkah. Mengapa memakan waktu karena daya tampung di sana terbatas," kata Mustolih Siradj saat dihubungi merdeka.com, Sabtu (30/4) malam.

Mustolih mengungkapkan, bisa saja pemerintah Arab Saudi dalam hal ini memperlebar Masjidil Haram sehingga daya tampung jemaah makin meluas. Namun sayangnya itu bukan solusi baik mengingat setelahnya ada Masjid Nabawi yang juga terbatasnya daya tampung.

"Sehingga menjadi kendala sendiri bagi pemerintah Arab Saudi dengan adanya permintaan naik haji itu sangatlah banyak namun kapasitas tak memungkinkan, terutama untuk masyarakat Indonesia yang menjadi negara dengan umat muslim terbanyak di dunia, sehingga berakibat menjadi panjang antrean," jelasnya.

"Bahkan naik haji plus saja harus menunggu 5 tahun lagi. Padahal kan bayarnya lebih mahal. Ini persoalan serius menurut saya," tambahnya.

Dengan terbatasnya tempat dituju, Mustolih memaparkan, maka tak heran pula peraturan yang dijelaskan dari tiap 1.000 penduduk, hanya 1 orang yang bisa berangkat haji.*Mdk