Pengamat Sebut Golkar Butuh Tokoh Pemuda

Diterbitkan oleh pada Ahad, 15 Mei 2016 17:07 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 830 kali ditampilkan

Direktur Eksekutif Lembaga IndoStrategi Andor Nubowo mengharapkan pemimpin Partai Golkar hasil Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) harus pemimpin muda. Pasalnya, pemimpin, sistem dan produk politik harus menyesuaikan diri dengan anak muda atau generasi Y yang kreatif dan inovatif.


 

"Partai Golkar perlu dipimpin oleh kaum muda yang mengerti bahasa zaman yang gandrung pada politik sehat dan meritokratik bukan politik transaksional," ujar Andar dalam keterangan persnya, Minggu (15/5).

 

Partai Golkar, kata dia perlu menggaet anak anak muda atau generasi Y agar pandangan dan preferensi politiknya tidak jadul. Menurutnya, visi dan strategi pemimpin muda inilah yang perlu dijadikan dasar untuk memilih ketua umum Partai Golkar 2016-2021.

 

"Partai Golkar adalah pilar penting demokrasi di Indonesia. Golkar sehat dan kuat, demokrasi akan semakin mantap," tandas dia.

 

Partai Golkar, kata dia, kini dianggap partai lama yang paling lambat regenerasi jika dibandingkan PPP dan PDIP. Sekarang, ungkap dia, PPP dipimpin oleh kader muda.

 

"Meski pucuk pimpinan tetap dipegang Ibu Mega (Megawati Soekarnoputri), di level kedua, PDIP diisi oleh politisi muda dan progresif. Politisi muda itu mempunyai peran luar biasa. Regenerasinya bersifat liquid, cair, dan sehat," tutur dia.

 

Lebih lanjut, dia mengatakan politik gerontokrasi mulai luruh. Pola dan strategi lama perlu diubah dengan yang baru. Zeitgeist (anak zaman) sekarang adalah sistem dan produk politik yang perlu menyesuaikan dengan generasi Y yang terdidik (well educated) dan pro progresivitas.

 

"Karena itu, Munaslub Partai Golkar harus melahirkan pemimpin muda yang segar, inovatif, berpendidikan dan berintegritas," imbuh Andar.