Dinas Pariwisata Promosi Destinasi Halal di Makassar

Diterbitkan oleh pada Sabtu, 28 Mei 2016 18:59 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.073 kali ditampilkan

MAKASSAR - Dalam rangka direct promotion pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar Table Top & Gatering Mice NTB di makassar hotel aryaduta sabtu (28/05/2016).

Table Top & Gatering Mice NTB ini di hadiri langsung oleh Wakil Gubernur H.M. Amin SH, M.Si, Kadispar NTB, dan sekitar 38 industri pelaku usaha sektor pariwisata di NTB. 

Kegiatan ini bertujuan perkuat kerjasama dan promosi di daerah (KTI) kawasan timur indonesia dan karena memiliki ikatan emosional, termasuk kampung bugis adalah Salah satu pihak kerjasama promosi dengan beberapa daerah. 

Wakil Gubernur H.M. Amin SH, M.Si mengatakan dengan memiliki dua pulau utama dan 280 pulau kecil yang termasuk daerah gili. Sehingga pemerintah target 3 jt wisatawan baik itu nusantara dan mancanegara, papar dia. 

Lebih lanjut dia memaparkan bahwa ada Lima kota yang akan jadi tujuannya yaitu makassar, surabaya, batam, jogya dan bandung namun tentunya  infrakstrukturnya juga harus di perkuat baik dari segi transportasi bandara, feri komodo dan sape, "sambung Wakil Gubernur H.M Amin. 

Seiring terpilihnya Pulau Lombok sebagai destinasi halal terbaik di dunia, semua itu kini menjadi berubah masyarakat Timur Tengah dan warga Muslim di Eropa kini mulai mengenal Lombok. 

Alasan memilih makassar, dimana terbangun satu wife lombok makassar, dan great makassar punya masa depan, hampir semua kota di KTI halfnya adalah makassar dan target 2016, kunjungan wisatawan mencapai tiga juta orang. 
Dari jumlah itu, 20-30 persen disumbang wisatawan muslim asal Timur Tengah, "Ujar Muh Amin wakil gubernur NTB, saat ditemui usai konfrensi perss. 

Sementara itu Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB mohammad Lalu Faozal mengatakan, soal wisata halal, Lombok memang juara. Saat ini, Lombok kerap dijuluki sebagai Pulau Seribu Masjid. Ini bisa jadi obyek wisata bagi peminat Islam, dan memudahkan traveler Muslim yang ingin beribadah. 

"Seperti petunjuk arah kiblat, alat salat, dan kitab suci, ada di dalam kamar. Selain ini kita juga sudah menerapkan zero alkohol," ujarnya.