Dirjen Perhubungan Darat Resmikan Pelabuhan Roro Penarik

Diterbitkan oleh Redaksi pada Ahad, 29 Mei 2016 19:37 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.220 kali ditampilkan

LINGGA - Pelabuhan Roll On Roll Of (Roro) Penarik, Kabupaten Lingga yang dibangun menggunakan anggaran APBN mulai dari tahun 2011 silam hingga 2015, akhirnya resmi beroperasi di pertengahan tahun 2016 ini setelah diresmikan langsung oleh Direktorat Jendral (Dirjen) Perhubungan Darat, Pudji Hartanto Iskandar, di pelabuhan tersebut,Sabtu (28/5). Pada hari tersebut juga merupakan pelayaran perdana kapal Roro dari Penarik - Jagoh -Telaga Punggur, Batam.

Bupati Lingga, Alias Wello yang turut hadir dalam peresmian tersebut dalam sambutannya mengatakan, dirinya mengucapkan banyak terimakasih kepada Kementerian Perhubungan RI, melalui Dirjen Perhubungan Darat, yang telah dapat hadir meresmikan secara langsung pelabuhan yang telah lama dinantikan masyarakat Lingga.

"Saya mengucapkan banyak terimakasih atas terealisasinya satu lagi pelabuhan roro di Kabupaten Lingga, dengan adanya pelabuhan ini, kita sangat terbantu, kalau tidak ada suport dari pusat, kami tidak akan mampu menyediakan anggaran Rp 45 milyar lebih untuk pembangunan ini," ungkap Alias Wello.

Dia katakan, pelabuhan roro tersebut pastinya sangat memberikan manfaat yang besar bagi Kabupaten Lingga yang sejatinya merupakan daerah kepulauan. Hal lain juga arus barang dan penumpang sangat luar biasa. Selain itu, dirinya juga berharap kepada Dirjen Perhubungan Darat tersebut, agar dapat segera merealisasikan untuk rute Penarik - Jagoh - Kuala Tungkal, Jambi. Sebab keterbatasan sembako membuat Kabupaten Lingga sangat bergantung dari pasokan barang Jambi.

"Kami betul - betul mangharapkan rute dari Kuala Tungkal ke sini akan terealisasi secepat mungkin. Kami sangat ketergantungan sembako dari Jambi ini. Rute ini kedepannya sangat dominan. Sejauh inikan kita hanya dilayani oleh kapal kayu, kalau pas musim ombak kuat, sangat susah mereka akan melewati, otomatis harga - harga sembako sangat melonjak. Nanti ongkosnya akan lebih murah, yang membawa banyak barang juga akan lebih nyaman," harapnya.

Dilanjutkannya, pelabuhan Penarik tersebut, akan melayani lintas penyebrangan Jagoh - Penarik, yang memiliki lintasan 9 mil. Lintasan penyebrangan Jagoh - Penarik merupakan lintas penyebrangan perintis yang ditetapkan melalui keputusan Dirjen Perhubungan Darat No. SK. 1882/AP.204/DRJD/2016 tentang revisi penetapan lintas penyeberangan perintis tahun anggaran 2016. Lintas penyeberangan Penarik - Jagoh, akan dilayani oleh kapal penyeberangan penumpang Roro 500 GT KMP Sembilang, dengan kapasitas angkut 19 unit kendaraan campuran dan 150 penumpang, merupakan optimalisasi pelayanan. Selain itu, penyeberangan Penarik - Jagoh tersebut akan dikelola oleh Dinas Perhubungan kabupaten Lingga.

"Dengan latar belakang pak Dirjen Perhubungan darat yang juga mantan Kapolda Kepri ini, tentunya tahu persis bagaimana kondisi Kabupaten Lingga. Mudah - mudahan kami mendapat tambahan lagi dimasa akan datang. Semoga pelabuhan Sungai Tenam juga dapat beroperasi 1 Juni ini," ungkapnya. (mk)