Bahasa Daerah Bisa Kayakan Kosakata Bahasa Indonesia
TANJUNGPINANG - Minimnya jumlah kosakata bahasa Indonesia saat ini membuat kecemasan tersendiri bagi bangsa ini. 15,9 persen kosakata bahasa Indonesia dari bahasa asing dan 0,8 persen dari bahasa daerah. Padahal, jumlah suku dan bahasa daerah sangat banyak jika mau diserap dalam kosakata Bahasa Indonesia.
Hal tersebut seperti diungkapkan Drs. Suhardi, M.Pd Dosen FKIP UMRAH dalam kegiatan Diseminasi Program Pengadaan Kosakata Bahasa Indonesia di asrama haji Rabu (2/5) yang ditanya Kantor Pusat Bahasa Kepulauan Riau.
"Banyak kosakata asing yang digunakan akhir-akhir ini yang diserap dalam bahasa Indonesia, ini tentu suatu kekhawatiran karena bahasa menunjukkan bangsa nasionalisme kita bisa terkikis dalam hal ini jika terus dibiarkan," kata Suhardi.
Data menunjukkan, sebut Suhardi 15 persen bahasa asing diserap dalam kosakata Bahasa Indonesia. "Dalam peraturan pemerintah ada cukup banyak regulasi yang mengatur penggunaan bahasa daerah, harusnya bahasa daerahlah yang memperkaya kosakata Bahasa Indonesia," tuturnya.

