KAHMI Batam : Trah Dinasti Akan Mengancam Demokrasi
Bendahara Umum Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Kota Batam, Arif Agus Setiawan menegaskan praktek trah dinasti dapat membahayakan demokrasi.
“Terkait rencana perhelatan wagub kepri perlu disikapi dengan bijaksana. Gubernur harus menempatkan pendampingnya yang loyal dan mau kerjasama membangun Kepri kedepan. Jangan sampai terjadi dua kekuatan pemimpin di kepri seperti matahari kembar. Terkait keluarga ayah Sani yang ingin maju itu sah-sah saja tapi jangan sampai memaksakan kehendaknya untuk menjadi Wagub. Ketika dipaksakan akan membahayakan sistem demokrasi di Indonesia karena menurut aturan yg ada tidak ada yang mewajibkan bagi pergantian calon pemimpin dari pihak keluarga“ kata Arif kepada terkininews.com (2/6/2016).

