Soal Vaksin Palsu, Masyarakat Diminta Tetap Tenang

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 27 Juni 2016 14:56 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 693 kali ditampilkan


Demikian dikatakan oleh dokter lulusan Universitas Padjadjaran, Bandung ini. “Kalau diminta untuk membedakan vaksin palsu dan asli, susah membedakannya. Hanya dari penjelasan Polri,” papar dr Fanni. “Kebanyakan vaksin yang dipalsukan itu produk impor, sedangkan produk dalam negeri seperti Biofarma, insya Allah aman.”

Soal apakah vaksin palsu ini membahayakan atau tidak, dr Fanni menyatakanjika ilihat dari isi dan dosis yang digunakan produsen vaksin palsu, kandungannya tidak membahayakan bagi anak, tapi efek imunisasi yang diharapkan tentu tidak ada. “Hanya cara pembuatannya yang mungkin tidak sesuai standar dan prosedur, bisa menyebabkan anak terkena infeksi setelah diimunisasi vaksin palsu,” terang dia lagi.

“Yang harus dilakukan masyarakat adalah tetap untuk mengimunisasi anak-anaknya ke posyandu, puskesmas dan RS Pemerintah, karena dijamin vaksin yang digunakan aman,” demikian dr Fanni. (islampos)