Kasdam VII/Wrb Wujudkan Cita Cita Prajurit Raider 700 di Perbatasan
Jayapura, -- pepatah berkata "Tidak ada hasil yang menghianati usaha" itulah bahasa yang paling tepat saat ini bagi Satgas Yonif Raider 700 /WYC. Di bawah kepemimpinan Dansatgas Letnan Kolonel Inf Horas Sitinjak para prajurit Wira Yudha Cakti sudah bisa membuktikan diri sebagai prajurit yang solid, tangguh dan profesional.
Hal ini dapat dilihat dari kegiatan mereka selama di perbatasan, selain untuk menjaga keamanan ujung negeri tercinta mereka juga bisa membantu meningkatkan ekonomi masyarakat terutama di bidang pertanian.
Dalam siaran pers rilis Kapt. Iwan Sunarya mengatakan bahwa kegiatan ini memang telah direncanakan sebelumnya dan saat ini sudah mulai berjalan dengan dilaksanakannya penanaman bersama masyarakat kelompok tani yang bekerja sama dengan prajurit untuk bisa memperoleh hasil panen yang lebih maksimal. Paparnya kamis (06/10/2016) pada terkininews.com
Sehingga cita cita untuk bisa menjadikan kampung senggi sebagai salah satu pemasok sayur dan buah buahan di Keroom benar benar menjadi kenyataan.
Penanaman ini dilaksanakan secara bergantian supaya pada saatnya berbuah nanti bisa dipanen bergantian pula sehingga kegiatan ini dapat dilakukan secara berkesinambungan.
Aneka macam sayur dan buah buahan ditanam pada lahan seluas kurang lebih 3 hektare seperti kacang panjang, pare, terong, tomat, cabai rawit, ketimun, semangka dan melon.
Kunjungan Kasdam VII/ Wirabuana Brigjen TNI Supartodi untuk meninjau para prajuritnya yang sedang bertugas di perbatasan diajdikan momentum oleh Dansatgas Yonif Raider 700/WYC untuk mewujudkan cita - cita Bayatlyon ini untuk memajukan perekonomian masyarakat perbatasan dengan melaksanakan penanaman pertama secara serentak lahan tidur yang berada di Kotis Satgas di daerah Senggi.
Pada kesempatan ini beliau ungkapkan rasa bangganya kepada para prajurit yang selama kurang lebih 3 bulan di perbatasan sudah bisa melaksanakan tugas dengan baik bahkan sudah melebihi dari apa yang menjadi tugas pokoknya.
Diapun bisa menilai seperti ini karena pernah juga berdinas di perbatasan sebelumnya yaitu sebagai Danrem 174/ATW di Merauke.
Lanjut dia juga mengerti betul bagaimana sulitnya hidup di perbatasan namun para prajurit dengan jiwa pantang menyerah bisa melakukan kegiatan ini dengan baik.
Pada kesempatan itu juga Brigjend TNI Supartodi mengucapkan banyak terima kasih kepada masyarakat perbatasan Papua atas kerjasama dengan Satgas 700/Raider dalam menjaga perbatasan RI -PNG.
Apresiasi mendalam atas kegiatan Satgas Yonif Raider 700/WYC yang telah mampu mengajak masyarakatnya untuk menjadikan Senggi sebagai daerah pemasok sayur dan buah buahan.
Rencana kegiatan ini juga sebelumnya telah dilaporkan langsung Dansatgas kepada Bapak Menteri PDT ketika kunjungan Pak Menteri di daerah perbatasan pada tanggal september lalu.

