Meski Tanpa Golkar, Ca'Mon Tetap Berada di Panggung Pilwali 2018

Diterbitkan oleh Adhie pada Selasa, 4 Juli 2017 12:46 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 1.645 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Pilwali 2018 sebentar lagi dihelat serentak sehingga kandidat dari balon mulai berlenggang dipanggung bersamaan dengan tim sukses masing masing.

Pemilik Tagline "Nakke Tosseng" Nasran Mone atau yang akrab disapa Ca' Mon, juga di gadang gadang untuk maju berpasangan dengan petahana "Danny Pomanto".

Ca' Mon adalah putra daerah Makassar, membawa tagline "Nakke Tosseng" lugas dan blak blakan membuka diri membuka diri hanya sebagai calon wakil Walikota.

Dirinya yang tak masuk daftar penjaringan partai Golkar tidak membuat surut semangat mendukung petahana dan mendampingi menjadi wakil kota Makassar dengan data basis massa yang rill sebagai anggota DPRD 3 periode. terkininews.com selasa (04/07/2017)

Sementara itu, tokoh dan pendiri sekolah kebangsaan berlatar belakang pengamat Politik Unismuh Arqam Azikin, juga angkat bicara terkait viralnya perbincancangan Nasran Mone.

Menurutnya jika Nasran Mone maju sebagai pendamping Danny Pomanto di Pilwali 2018 mendatang, maka pola relasi sosial kemasyarkatan yang dibangun Cak Mon 20 tahun terakhir otomatis ikut berpengaruh, apalagi sebagai mantan aktivis PMII yang memiliki jaringan angkatan di berbagai sektor, Tutur Arqam

"Dalam perebutan posisi Calon 02 Pilwalkot 2018, Nasran Mone lah sebagai Kader Golkar yang berpeluang dan memiliki basis yang Rill, meski nama Nasran Mone tidak masuk dalam penjaringan partai Golkar ". Tandasnya.

Terkait nama kader partai Golkar "Nasran Mone" tidak masuk dalam penjaringan partai Golkar, Arqam melanjutkan, bahwa meski Penjaringan nama-nama di Golkar tidak mengagetkan publik juga , karena sudah seperti itulah adanya yang akan keluar. 

Nama Cak Mon juga tidak mungkin keluar dari proses kemarin itu , karena akan ada yang menghalangi nama Cak Mon muncul secara organisatoris.

Bila ingin buat kejutan, seharusnya Golkar Makassar patenkan Ketua Golkar Makassar maju sebagai Calon Walikota, Agar tidak ada lagi nego-nego calon 02 lagi di DP, "maka itu baru kejutan", Tukas Arqam yang akrab disapa Kakz.

Saya mencermati, setelah adanya model keputusan keluarnya nama-nama kemarin sore , itu pertanda ketua Golkar Makassar tidak berani maju sebagai calon Walikota menghadapi DP di pilwali 2018.

Padahal Golkar sebagai partai pemenang di Makassar seharusnya Ketua Golkar majulah sebagai Calon 01, sesuai pernah dia ucapkan tidak akan maju 02, ujar Arqam Azikin. (*)