PMTD Resmi Dibuka Wapres Dapat Gelar Sri Perdana Mahkota Negara 

Diterbitkan oleh Rahayu Ningsih pada Senin, 20 November 2017 13:25 WIB dengan kategori Lingga dan sudah 1.051 kali ditampilkan

LINGGA  -  Wakil Presiden Jusuf Kala menghadiri Rangkaian Perhelatan memuliakan Tamadun Melayu Antar Bangsa di Kabupaten Lingga. 

Selain melakukan kunjungan kerja beliau juga menandatangani sumpah setia melayu bugis serta meresmikan tugu Agrominapolitan. Sri Perdana Mahkota Negara Jusuf Kala menyampaikan dalam pidatonya, Lingga merupakan bagian sejarah yang penting dalam kehidupan Indonesia. 

"Pertama-tama saya ucapkan terimakasih atas penghormatan tinggi kepada saya dan istri saya. Setelah dipertimbangkan dengan baik. Amanah ini akan saya emban sebaik-baiknya," kata dia dalam sambutannya.

Ia mengatakan perbedaan-perbedaan yang ada di Nusantara telah berhasil menyatukan Indonesia. Menurutnya, Indonesia besar kerena terdiri dari beragam adat istiadat.

"Tapi Melayu selalu dan menjadi bagian sangat penting walaupun Melayu bukanlah penduduk terbesar negeri ini. Tapi kita semua sebangsa ini sepakat memakai bahasa Melayu sebagai bahasa Indonesia kita," jelasnya.

Sebagai sosok yang berasal dari Bugis, beliau berkata bahwa suku Bugis memiliki hubungan yang baik dengan warga Melayu. Keduanya sejak berabad-abad lalu selalu saling mendukung satu sama lain.

"Di sini begitu banyak suku Bugis, tetapi di Makassar juga banyak penduduk dari Melayu sehingga kampung yang pertama kali apabila masuk di Makassar adalah kampung Melayu. Tentu ini menjadi hubungan sedarah yang tidak bisa kita pisahkan," tegasnya.

Di tambahkan Melayu dan bugis merupakan Dwi Tunggal sebuah hubungan yang tidak dapat di pisahkan. 

JK berharap hubungan bugis dan melayu dapat di tularkan kepada suku bangsa lainnya di Indonesia sehingga dapat bekerja bersama, dengan kebersamaan dan perhelatan tamadun Melayu dapat melekat guna kemajuan bersama.

Dalam kunjungan kerja tersebut, juga di hadiri oleh Mentri  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Referensi Birokrasi