Ridwan Angka : NH Ingin DBR Berpasangan AUM

Diterbitkan oleh Adhie pada Senin, 25 Desember 2017 10:11 WIB dengan kategori Makassar dan sudah 953 kali ditampilkan

WAJO, -- Ketua Golkar Sulsel, Nurdin Halid, menginginkan agar bakal calon Bupati Wajo, dokter Baso Rahmanuddin (DBR) berpasangan dengan bakal calon Wakil Bupati Wajo, Andi Undru Mario (AUM).

Hal itu disampaikan koordinator pemenangan keluarga NH-Aziz Sulsel, Mohammad Ridwan Angka, saat melakukan pertemuan dengan AUM di salah satu kafe di kota Sengkang, kabupaten Wajo, pekan lalu.

"Karena Pak NH sudah melihat keseriusan dan kekuatan AUM di Wajo," ujar Ridwan. Ungkapnya

Wakil Ketua Golkar Wajo itu menyebut, AUM mampu memberikan kekuatan bagi Golkar di Wajo, yang berpeluang memberikan kemenangan di Pilkada Wajo dan Pilgub Sulsel mendatang.

Ridwan, yang merupakan guru AUM sewaktu di sekolah menengah atas, mengungkapkan pada saat menghadiri acara sosialiasi dan pembagian pupuk di Desa Ceppaga, mengatakan bahwa besar peluang dukungan dari NH untuk mendorong agar berpasangan dengan DBR, dan sekarang telah bertambah.

Tak hanya itu, AUM ditawari Ridwan untuk menjadi koordintor tim pemenangan NH-Azis di kabupaten Wajo.

AUM juga sebelumnya telah menghadap kepada NH dan Koordinator Bappilu Golkar Sulsel, Kadir Halid, dan juga telah dipanggil langsung oleh ketua Golkar Wajo, Andi Burhanuddin Unru. Ia menyampaikan keseriusannya mendampingi DBR dan melanjutkan program Pemerintah Kabupaten Wajo.

Adapun AUM sekali lagi menjanjikan kemenangan bagi Golkar di Pilkada Wajo maupun di Pilgub Sulsel, terkininews.com Senin (25/12/2017)

"Selalu saya katakan, insya Allah, kita bisa menjadi pemenang, sebab kita bekerja dan punya media sosialisasi kepada masyarakat," terang purnawirawan TNI, yang lebih dikenal sebagai pengusaha pupuk sukses itu.

Pernyataan AUM tentu bukan isapan jempol. Pasalnya, 14 kecamatan di Kabupaten Wajo telah ia garap dengan sukses. 

Demikian dengan kartu pupuk gratis telah disebar kepada ribuan warga.

"Kalau DBR sudah memberikan kepastian, pupuk kepada 20.000 petani di setiap kecamatan akan langsung kami sebar," kata AUM. (*)