Paslon Ali Bin Dachlan Gelar Dialog Jawab Aspirasi Masyarakat

Diterbitkan oleh Redaksi pada Senin, 19 Februari 2018 23:04 WIB dengan kategori Nasional dan sudah 773 kali ditampilkan

BIMA, -- Salah satu calon Gubernur NTB yang independent Moch Ali Bin Dachlan berpasangan dengan TGH Lalu Gede sakti, menggelar dialog terbuka dan menjawab pertanyaan warga Sape dan Lambu di lapangan semangka desa naru kec sape kab bima 

Calon Gubernur yang akrap disapa Ali BD dalam  mengawali sambutannya langsung meminta warga untuk bertanya Senin (19/2/2018) terkininews.com

Dirinya pun menjawab kenapa dia memilih independen..! "karena kita tau mahar politik, calon politik itu harus  membayar pada partai, untuk membayar mahar tersebut.

Dihadapan tamu undangan juga dirinya menyinggung tentang banyaknya pemimpin partai yang tinggal dihotel prodeo, dirinya juga dicalonkan oleh masyarakat kab bima, kota bima, kab dompu, sumbawa, sumbawa barat dan seluruh masyarakat NTB, Tegas nya.

"Pengalaman ku pimpin kab lombok timur dua periode jalur independen dengan sistem grand desain anggaran penghematan,seperti kurangi anggaran studi banding dan rapat" tukasnya

Lanjut sebelum acara dirinya sempat beli sarung nggoli ala kec sape dengan harga 160 ribu, ini kaitanya tentang usaha kecil masyarakat pinggiran harus ada grand desain guna menumbuhkan ekonomi masyarakat .

Warga pun pertanyakan tentang Dam sape yang jebol, namun kemudian dijawab tegas bhawa Dam tersebut merupakan wadah sumber air pertanian masyarakat yang harus segera di perbaiki, yang kemudian menceritakan pengalaman penanganan pembangunan bendungan yang ia gagas.

Warga juga  pertanyakan Tentang pemekaran bima timur, yang direspon positif olehnya seperti ide pemekaran propinsi pulau sumbawa, saya sangat setuju dimekarkan, dibandingkan pemekaran daerah lain seperti dari  NTT, satu kabupaten jumlah penduduknya hanya 60 ribu jiwa, apalagi bima timur terdiri dari enam kecamatan, jawab dia

Lanjut menurutnya lagi bahwa sudah ada anggaran dari kementerian pertanian untuk subsidi bibit dan pupuk, padahal bawang merah bima merupakan penyangga kebutuhan nasional, masalah pertanian, sangat klasik, biaya produksi lebih tinggi dari pada harga panen, inilah otonomi daerah harus bertanggung jawab pada semua wilayah yang di pimpin, karena gubenur bukanlah kepala perwakilan, melainkan gubernur nya rakyat, dia harus punya pikiran dan tanggung jawab besar atas masyarakat termasuk isu klasik ini, tandasnya

Salah satu tokoh kec sape yang juga mantan sekda kab bima Drs H Maskur, juga menyampaikan dalam sambutanya, yang menyatakan untuk dirinya dan keluarganya.

"Kami bersama keluarga sudah sepakat untuk mendukung paslon Ali-Sakti,dan mengajak masyarakat untuk pilih dan mendukung ali sakti, agar pemekaran bima timur dan pps akan terlaksana jika paslon ini menang" Jelas nya.

Kegiatan tersebutpun di akhiri dengan doa bersama yang dilantunkan, H Fadil dan merupakan sudara kandung bapak Suhaili berpasangan M Amin dan berharap semoga paslon Ali-Saakti dapat menang di pilgub 2018. (edy)