Proses Hukum PT VDNI Mangkrak FPM Lingkar Tambang Sultra Lapor Komnas HAM RI
KENDARI, -- Komnas HAM RI, menggelar pertemuan dengan masyarakat konawe terkait adanya persoalan masyarakat dan dugaan kerugian yang di timbulkan oleh perusahaan tambang PT. Virtue Dragon Nickel Industri (VDNI).
Pertemuan Komnas Ham RI dengan masyarakat konawe, dilaksanakan di Balai Desa Laosu Jaya kecamatan Bondoala kabupaten Konawe Provinsi Sulawesi Tenggara.
Kehadiran Tim Komnas Ham RI kemarin juga dalam rangka menindak lanjuti surat laporan yang di layangkan oleh Kasman, ketua (FPMLTS) Forum Pemerhati Masyarakat Lingkar Tambang Sultra.
Adapun permasalahan yang ditimbulkan oleh perusahaan PT. VDNI Sultra, sekaitan dampak lingkungan, pembebasan lahan sebanyak 86 sertifikat, upah tenaga lokal, keberadaan tenaga kerja asing (TKA) dan persoalan hukum yang belum terproses. Ujar Kasman Kamis (24/5/2018) terkininews.com
Menurut Kabag Dukungan Pemantau dan Penyelidikan, Imelda Saragih. mengungkapkan bahwa kehadirannya bertatap muka dengan masyarakat guna mendengar secara langsung dan menindak lanjuti permasalahan yang dialami oleh masyarakat konawe khususnya masyarakat yang ada diwilayah perusahaan tambang PT. VDNI. Ungkapnya
Lanjutnya, Pihak Komnas Ham RI, bekerja sesuai kewenangan secara independent, untuk mengumpulkan informasi data secara riil serta mendokumentasikan permasalahan yang terjadi pada warga tersebut, hingga meninjau langsung permasahan ke lapangan. Terangnya
"Data bukti tersebut, akan di pelajari dan melakukan kajian penelitian bersama dengan instansi tertentu sesuai topoksinya" tandas Imelda.
Komnas Ham RI, juga tekankan akan merekomendasikan kepada instansi tertentu, untuk menyelesaikan permasalahan warga apabila perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran yang tidak sesuai aturan. Pungkasnya
Pihaknya, berupaya untuk membantu dalam menyelesaikan permasalahan antara perusahaan dengan masyarakat sesuai kewenangannya. Ujarnya
Olehnya itu, diharapkan untuk saling menahan diri agar tidak terjadi konflik dan anarkis sehingga dapat tercipta situasi aman dan kondusif. Tutupnya, Imelda Saragih
Diketahui Tim Komnas Ham RI, yang hadir antaraain Imelda Saragih (Kepala Bagian Pemantau dan Penyelidikan), Rhida Wshyuni (Pemantau Aktivitas HAM), Ryah Nam S (Pemantau Aktivitas Ham) dan Kawiji. (Drm/*)

