Meresahkan, Warga Harap Imam Besar Mesjid Al Markaz Al Islami Meminta Maaf
MAKASSAR, -- Pelaksanaan salat Ied Lebaran 1439 H/2018 M yang dilaksanakan di lapangan Karebosi, Makassar menimbulkan keresahan warga yang turut hadir ikut melaksanakan shalat Ied.
Salahsatu warga sebut saja H. Andi Amin Halim Tamattapi tidak terima dengan tata cara pelaksanaan takbiratul ikhram yang hanya mengumandangkan 1 kali takbir dan dipimpin imam besar Mesjid Al Markaz Al Islami seorang qari internasional, Drs Hasan Basri.
"Seharusnya sebelum prosesi pelaksanaan salat Id itu, harus ada tuntunan kilat pelaksanaan shalat, kemudian pada rakaat pertama harus mengambil 7 kali takbir yang di ikuti (takbir zawa-id/tambahan) setelah takbiratul ihram dan doa iftitah" tegas Andi Amin.
Namun kejadian shalat Ied pagi tadi sang imam hanya melakukan sekali takbir pada rakaat pertama dan pada rakaat kedua barulah melakukan lima kali takbir.
Lanjut menurut dia tegas meminta kepada yang bersangkutan untuk segera meminta permohonan maaf kepada warga Makassar terkhusus yang ikut melaksanakan Shalat Ied di lapangan karebosi.
Meski secara agama hal tersebut tidak membatalkan Shalat Ied namun dengan kejadian tadi pagi telah membuat keresahan sejumlah warga termasuk saya (A. Amin) yang mengikuti prosesi pelaksanaan Shalat Ied, di lapangan karebosi.
Diketahui Shalat Ied tadi pagi hadir dan dilaksanakan PLT Gubernur Soni Sumarsono serta Walikota Makassar Danny Pomanto(*)

