HBR Ke_36 BBKSDA Promosi Taman Buru Ko'mara sebagai Nomadic Tourism Unik Sulsel

Diterbitkan oleh Adhie pada Sabtu, 16 Maret 2019 22:28 WIB dengan kategori Daerah Headline dan sudah 913 kali ditampilkan

TAKALAR, -- Gerbang Mas "Gerakan Anak Bangsa Menanam Serentak di seluruh Indonesia" bertepatan dengan Hari Bhakti Rimbawan ke 36 Tahun 2019 dan sebagai momentum bersama dalam menunjukkan komitmen wujudkan pembangunan kehutanan secara berkelanjutan.

Hari Bhakti Rimbawan ke_36 yang dihias berbagai atraksi seperti parahlayang dan giat HBR seperti penanaman pohon serta lintas alam "Jungle Track" berlokasi di Taman Buru Ko'mara yang menawarkan wisata alam atau nomadic tourism yang unik di Sulsel.

Pemilihan Taman Buru komara sebagai lokasi puncak perayaan Hari Bakti Rimbawan ke_36 di Sulawesi Selatan Sabtu (16/3/2019) terkininews.com akan menjadi momentum bersejarah bagi kita semua, Ujar Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc

Mari kita dukung pengembangan  kepariwisataan Sulsel sebagai salah satu program unggulan yang berdaya saing seperti yang termuat dalam Rancangan Peraturan Daerah RPJMD 2018-2023 sekaligus sebagai visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Selatan.

"Pemda berikut Masyarakat yang telah terlibat dalam mengembangkan Taman Buru Ko'mara sebagai objek wisata buru yang unik akan menjadi ikon unik di Kab Takalar dan Sulsel." Papar Ir. Thomas Nifinluri, M.Sc

Ada banyak aksi yang di kemas pada moment Hari Bhakti Rimbawan ke_36 seperti Lintas alam "Jungle Track" di Taman Buru Ko'mara Kabupaten Takalar bertujuan untuk mempromosikan potensi wisata alam sekaligus mengangkat kebanggaan para pajonga dijaman lerajaan dan pejuang dijaman kemerdekaan. kata Thomas Nifinluri, M.Sc Kepala BBKSDA Sulsel.

Lanjut kata kepala balai besar KSDA Sulsel bahwa kegiatan "Jungle Track" ini akan membentuk jiwa ksatria dan sportifitas para pemuda sesuai dengan semangat para Pajonga dan Pahlawan Bangsa kita yang ingin diwariskan secara berkelanjutan.

Selamat mengikuti Aksi Jungle Track di Taman Buru Komara ujar Thomas kepada 250 orang peserta yang berasal dari kota Makassar, Kabupaten Gowa, Takalar dan aktivis Generasi Muda Pecinta Alam, Pelajar, Kelompok Masyarakat Taman Buru komara serta perwakilan UPT Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Sulsel. Kuncinya (*)