DPMdes Dorong Desa Menjadi Mandiri

Diterbitkan oleh Admin pada Senin, 1 April 2019 22:08 WIB dengan kategori Daerah dan sudah 697 kali ditampilkan

PALANGKARAYA, --  Program yang bergulir sejak 2015 ini telah mendorong pembangunan yang masif di desa sehingga menjadi desa mandiri dan sebuah langkah yang patut diapresiasi dan tentunya dilaksanakan dengan konsep strategis untuk mencapai hasil yang optimal dalam mewujudkan pembangunan dari desa merupakan sebuah visi yang dilakukan oleh pemerintah melalui Program Dana Desa

Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Kalteng menggelar Rapat Koordinasi Program Inovasi Desa (PID), Minggu (31/3) kemarin untuk mantapkan capaiannya dengan menghadirkan Direktur Pemberdayaan Masyarakat Desa, Ditjen Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa  dan Transmigrasi Republik RI,  Moh  Fachri S STP M Si.

Moh  Fachri kepada terkininews.com melalui pesan tertulis. Senin (01/4/2019) menegaskan kepada perwakilan camat dan pengurus Tim Pelaksanan Inovasi Desa (TPID) tingkat kecamatan se Kalteng dan Tenaga ahli Madya P3MD-PID Provinsi Kalteng bahwa kegiatan tersebut memiliki tujuan penting untuk mendorong peningkatan kualitas pemanfaatan Dana Desa. 

“Pemerintah tidak hanya memberikan perintah, tapi juga memberikan banyak referensi dan inovasi pembangunan desa agar lebih produktivitas sehingga  pertumbuhan ekonomi pedesaan serta pembangun kapasitas desa terus berkelanjutan,” ujar Direktur PMD Kemendesa PDTT-RI, Moh Fachri

Membangun desa menuju kemandirian sehingga dapat berdaya dan mengalami kemajuan di sektor ekonomi, infrastruktur, sosial dan budaya sebenarnya, kata Moh  Fachri menjadi salah satu dasar pemerintah mengucurkan dana desa. Hanya saja, tegas dia, sebagian desa belum bisa memanfaatkannya secara maksimal sehingga penggunaan dana desa dinilai belum tepat sasaran dalam penggunaaanya. 

“Dalam pertemuan ini, kami menekankan prinsip-prinsip good governance karena ketika diterapkan akan menghimpun kekuatan lokal masyarakat dalam memajukan taraf hidupnya,” tukasnya.

“Kepada seluruh TPID saya berharap untuk membangkitkan semangat inovasi  dari seluruh desa-desa yang ada di Kalteng ini. Inovasi yang dimaksud adalah meningkatkan kualitas dana desa melalui pengembangan tiga aspek mulai dari kewirausahan, pengembangan sumberdaya manusia dan infrasruktur,” tambahnya didampingi Sekretaris DPMdes Kalteng Eka Dyan S Hadi.

Di tempat yang sama, Asisten II Setda Kalteng Drs Nurul Edy M Si  menyambut baik kegiatan  tersebut, karena  merupakan upaya untuk mensejahterakan masyarakat yang ada di setiap desa.

“Forum ini  menjadi wadah kita untuk saling berkomunikasi dan berinteraksi guna mensukseskan pemanfaatan dana desa melalui program yang telah ditetapkan Kementrian Desa, PDT dan Transmigrasi yang dinamakan Program Inovasi Desa,” jelas Edy.

Selain itu, ia menekanakan agar pengelolaan anggaran yang mendukung program inovasi desa yang akan diterima oleh Tim Inovasi Kabupaten (TIK) dan Tim Pelaksana Inovasi Desa (TPID) di tingkat kecamatan, dapat digunakan dengan baik sesuai dengan petunjuk teknisnya dan dapat dipertanggung jawabkan.

“Saya meminta kepada  pemerintah kabupaten melalui Dinas Pemberdayaan Mayarakat dan Desa serta para camat untuk melaksanakan pembinaan, pengawalan serta pengawasan untuk program inovasi desa di Tahun 2019 ini,” tandasnya. (sos/wudi/s/)