Hendak Kumpulkan Papan di Bibir Pantai, Nahas Dua Orang Warga Singkep Diseret Arus Laut

Diterbitkan oleh Admin pada Jumat, 14 Juni 2019 15:04 WIB dengan kategori Headline Lingga dan sudah 1.726 kali ditampilkan

LINGGA, -- Miris dua orang warga Singkep yang hilang tenggelam terseret arus laut saat ditemukan, terdapat bekas darah segar di bagian tubuhnya. Diduga, luka itu karena faktor hempasan ombak dan arus laut yang membenturkan badannya pada benda padat.

Upaya pencarian pun terus dilakaukan terhadap warga tersebut yang kini salah seorang diantaranya telah ditemukan di bibir pantai Pantai Todak, Kecamatan Singkep Kabupaten Lingga masih terus dilakukan

Pemantauan terkininews.com. Jum'at (14/6/2019) bahwa warga yang telah di temukan diketahui bernama Hen atau Hendri Irawan (38). Ia ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa (#meninggal) dan jenazah langsung dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Dabo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pemantauan terkininews.com saat ini korban yang ditemukan atasnama Hendri Irawan sedang persiapan dimandikan di ruang jenazah RSUD dabo

Hingga saat ini upaya pencarian terus dilakukan pihak Tim gabungan yang terdiri dari Personil Polres Lingga, Lanal Dabo Singkep, Satuan Polisi Pamong Praja, Damkar dan Basarnas yang berjumlah 95 personil serta menurunkan lima kapal guna mencari di laut dan di bibir pantai Todak terhadap korban lain yang belum ditemukan

“Pencarian dua warga yang tengelam tersebut juga di bantu masyarakat setempat,” ujar Kapolres Lingga Joko Adi Nugroho kepada terkininews.com

Sebelumnya pada Kamis (13/6) kemarin Hendri dan kawan-kawanya mengambil kayu papan panjang untuk dikumpulkan menjadi satu di lokasi Pantai Todak. Rencananya, papan itu akan diangkutan ke mobil lori. Akan tetapi, Saat pencarian kayu di bibir-bibir pantai berlangsung, tiba-tiba ombak yang cukup besar datang menyeret Hendri dan Malang ke laut. Kata kapolres mengisahkan

“Keduanya terseret ombak kuat. Kita mencoba memberi pertolongan, namun kuatnya harus membawa Hen dan Setiawan ke tengah laut hingga akhirnya tengelam,” ujar Dimas salah seorang kawan korban

Jadi ada lima kapal yang di terjunkan untuk membantu proses pencarian korban yaitu kapal C3 Polri, kapal Rubberboat Lanal, Speed RIP Basarnas, Patkamla Kuala gaung dari lanal Dabo Singkep. Sedangkan satu lagi, kapal C2 Polri, sedang dalam perjalanan menuju pantai todak. Kuncinya.(*)