Inilah Persoalan Infrastruktur dan Pembangunan Versi Fraksi PKS DPRD Tanjungpinang
TANJUNGPINANG, - Fraksi PKS DPRD Tanjungpinang bersama memetakan delapan persoalan infrastruktur dan pembangunan di Kota Tanjungpinang.
"Kita menganggap ada delapan persoalan infrastruktur dan pembangunan yang perlu dituntaskan oleh Pemko Tanjungpinang yang kami tampung dari aspirasi masyarakat mulai dari persoalan infrastruktur pendidikan hingga pengelolaan air bersih," kata Ismiyati Ketua Fraksi PKS DPRD Tanjungpinang.
Menurutnya delapan persoalan berdasarkan Daftar Inventaris Masalah Infrastruktur dan Pembangunan Kota Tanjungpinang adalah
Pertama, pencegahan dan penanggulangan masalah banjir. Kedua,Infrastruktur Pendidikan ditunjukkan dengan persoalan ruang kelas dan sarana lainnya yang terbatas.
Ketiga, Pengelolaan Persampahan dengan melibatkan masyarakat dan perlunya infrastruktur pengolahan sampah berbasis teknologi
Keempat, Infrastruktur jalan raya, jalan perumahan dan pemukiman dan Bangunan gedung. Kelima, Infrastruktur Perumahan dan pengakuan aset perumahan yang telah diserahkan ke Pemerintah.
Keenam, Infrastruktur Pertamanan; perlu taman yang representatif untuk tempat bermain dan olah raga. Ketujuh, transportasi yang ramah bagi masyarakat
Kedelapan, administrasi Pertanahan yang tertib, dan infrastruktur perkotaan lainnya.
"Persoalan ini menurut kami adalah permasalahan mendasar pembangunan dan infrastruktur di Tanjungpinang kita berharap Pemko Tanjungpinang memiliki design untuk mengatasi persoalan diatas dengan dibantu OPD masing-masing," kata Ismiyati.
Selain persoalan diatas ada juga tentang pengelolaan cagar budaya, tentu untuk menuntaskan persoalan ini perlu sinergitas antar stakeholder.

