Tuntut Transparansi, Guru dan Siswa SMA Muhammadiyah Sape Beraksi Segel 6 Ruangan

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 28 November 2019 15:56 WIB dengan kategori Headline Pendidikan dan sudah 2.340 kali ditampilkan

BIMA, -- Guru dan Siswa Segel Sekolah SMA Muhamadiyah Sape Bima melakukan Aksi penyegelan Sekolah atas dugaan tak transparan terhadap pengangkatan kasek baru dan di duga diluar prosedur kelembagaan

Aksi guru dan sekolah menangah atas (SMA) Muhamadiyah Sape Kab Bima Kamis  (28/11/2019) karena menurutnya ,tak sesuai dengan tata tertib seleksi terkininews.com.

Diungkapkan perwakilan dewan guru bahwa adapun seleksi point pertama adalah guru yang PNS , Sementara kepala yang di SK oleh Pimpinan Wilayah Muhamadiyah prov NTB  Hanya guru sukarela dengan jam  mengajar hanya satu kelas, mata pelajaran bahasa inggris,' tandasnya

Dewan guru juga menyebut. "Bahwa tidak ada transfaransi ,padahal ,masih banyak guru sebagai calon kasek yang  jauh lebih berpengalaman ,seperti , Abdul basir Sp,d , Andi Krisna S,Pd , Adytia Sa'ban S,Pd ,Zulhermansyah S,Pd ,dan Didi Darmansyah S,Pd.

Atas dasar tersebut pengangkatan kasek lewat SK yang diterbitkan Pimpinan Wilayah Muhamadiyah Prov NTB, Keterbukaan tentang utang /piutang serta penyelesaian nya dan mengembalikan hak hak guru serta  menolak kelanjutan pemotongan gaji atau honor guru.

Lanjut selain tidak transparan juga tidak melampirkan surat pengunduran diri dari kepala sekolah SMP IT  bahkan tak mengabdi sebagai wakasek.

Keterbukaan pengelolaan keuangan sekolah pun jadi sorotan serius karena kepala sebelum nya ,tidak pernah meninggalkan utang sementara kepala yang inisial  AH meninggalkan utang 182 juta. Yang baru terbayarkan 20 juta itupun melalui pemotongan gaji guru selama 9 bulan pada tahun 2018 ,yang dibayar oleh PLT  20 juta hingga tersisa beban sekolah sebesar 142 juta

"Sekolah dengan tenaga  keseluruhan 95 orang guru serta TU dengan jumlah siswa 538 orang terhambat KBM nya ,namun koordinasi dan komunikasih lintas tokoh muhamadiyah , penyegelan kembali dibuka pukul 12.30 wita ,bersama PLT seklaigus pimpinan kecamatan serta guru guru" tambahnya

Diketahui dari aksi tersebut guru dan siswa menyegel 6 ( Enam ) ruangan antara lain : Ruangan kasek , ruangan BP/Pramuka , ruangan guru , ruangan belajar kelas 12 mia 1 , ruangan belajar kelas 10 - 1 serta kelas 10-2 ,dan hanya ruangan TU yang tak disegel ,Jelas dewan guru. (Edy/*)