Besok, PMI Asal Sanankulon Meninggal Dunia di Fiji Dipulangkan
BLITAR - Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Blitar dipastikan akan memfasilitasi kepulangan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang meninggal dunia di Fiji karena kecelakaan kerja. Rencananya, jenazah Didik Hariyanto (40) warga Sanankulon akan tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu (01/02) besok.
"Sesuai informasi yang kita terima, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja di Fiji. Setelah kita cek, PMI itu resmi berangkat melalui PT Salman Putra Rayana Bekasi. Sehingga lebih memudahkan kita dalam memfasilitasi kepulangannya," kata Haris Susanto, Kepala Disnaker Kabupaten Blitar, Jumat (31/01).
Selain memfasilitasi kepulangannya, lanjut Haris, juga akan memfasilitasi pemenuhan hak-hak korban, mulai dari asuransi hingga hak lainnya yang wajib diterima. Dengan bantuan BP3TKl Serang dan LP3TKl Surabaya bersama PT, jenazah akan diantar sampai tiba rumah duka.
"Kita perkirakan korban tiba keesokan harinya, atau Minggu (02/02) pagi. Korban meninggalkan seorang istri yang saat ini menjadi PMI di Hongkong, serta anak yang masih berusia 10 tahun," ujarnya.
Untuk diketahui, korban meninggal dunia akibat kecelakaan kerja pada seat melaksanakan pekerjaannya di Vinod Pattel Works (VPW). Saat itu, korban sedang memindahkan batu granit di tempat kerja, namun salah satu batu jatuh dan menimpanya. Korban sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Colonial War Memorial (CWM) Hospital di Suva, namun tidak tertolong.(*/edp)

