Ini Kata Bupati Majene Fahmi Massiara Saat Hadiri Syukuran Pesta Nelayan

Codeth Ahad, 9 Februari 2020 15:42 WIB
138x ditampilkan Daerah Headline

Majene, - Kabar gembira bagi masyarakat nelayan di Majene karena pekan depan Stasiun Pompa BBM Umum Nelayan (SPBU-N) segera beroperasi.

Terkait persoalan BBM bagi nelayan, yang selama ini dilayani oleh SPBU, sebenarnya aturan yang terjadi pihak SPBU tdk bisa melayani Jerigen. "Insyaa Allah dalam waktu dekat (Minggu depan) akan beroperasi SPBU Perusda Majene akan segera difungsikan, yang khusus diperuntukkan bagi para nelayan, dengan jenis BBM adalah Solar," ucap Fahmi saat menghadiri acara Syukuran Pesta Nelayan Lingkungan Tamo I danTamo II, Kelurahan Baurung, Kecamatan Banggae Timur, di Bibir Pantai Tamo, Minggu, (9/2/2020)

Ia juga menambahkan, mengenai kebijakan dibidang kemaritiman dan kelautan, sudah diatur kewenangannya, terkait ijin pengadaan untuk kapal 5 GT - 15 GT itu sudah kewenangan provinsi, 15 GT keatas itu adalah kewenangan pusat, sedangkan pengadaan 5 GT kebawah itu baru kewenangan Kabupaten. Termasuk juga dalam hal pengadaan kapal.

SPBU Perusda ini melakukan optimalisasi sendiri, dengan menjalankan modal sendiri. Jadi kata Fahmi, diharapkan juga kepada Stasiun Pompa BBM Umum Nelayan (SPBU-N) agar mengatur dengan baik bagaimana caranya para nelayan mendapatkan pelayanan pembelian yang merata, sehingga para nelayan tidak usah lagi antri di SPBU Umum.

Terkait pemanfaatan pada area pesisir pantai dengan kedalaman 40 M', Pemerintah sudah melakukan negosiasi dengan investor untuk membuat keramba atau budidaya ikan laut.

"Berbicara soal kebersihan itu terkait juga dengan pola hidup masyarakat itu sendiri, kami sdh telorkan dana ke Kecamatan 1 M' / Kecamatan, ada jg dana kelurahan. Sarana & prasarana kebersihan sdh bnyk kami serahkan jg ke beberapa lingkungan dan kelurahan berupa Bentor, selanjutnya masyarakat diharapkan kesadarannya, sarana Bentor yang dibagikan supaya dimanfaatkan dengan maksimal, jangan dikuasai oleh perorang saja, tp harap digunakan untuk kelompok orang banyak," ungkapnya.

Lebih lanjut, terkait Koperasi Nelayan, bila memang warga ingin mendirikan koperasi dilingkungan masing-masing, bisa minta petunjuk kepada Dinas Koperindag Majene, terkait regulasi pendiriaannya, karena koperasi lah yang bisa menyambung hidup nelayan, hingga tidak terikat kepada rentenir.

Diketahui, jumlah PTSL yang dibagikan sebanyak 474 Bidang yg sdh dilaksanakan di Kel. Baurung, ini adalah program yang diserukan langsung Presiden Jokowi melalui BPN.

"Saya berpesan kepada Lurah atau Camat supaya jangan membagikan Sertipikatnya bila bukan yg bersangkutan datang ambil sendiri. Kita Pemerintah Daerah selalu memberikan ruang kepada BPN untuk proaktif dalam hal penertiban dan pembagian PTSL bagi semua warga Majene, mudah2an bisa menjadi pegangan bagi setiap warga sebagai pemilik lahan," tambahnya.

Untuk itu, ia juga berharap kepada para orangtua untuk tetap menyekolahkan anaknya, jangan dulu dibebani dengan pekerjaan yang berat dan menghasilkan uang, karena bila sudah terbiasa pegang uang banyak, maka anak-anak itu sendiri sudah tidak berfikir lagi untuk melanjutkan pendidikannya. Program dari Polri juga ada yaitu "Kembali ke Sekolah" ini juga sangat baik, karena akan meminimalisir jumlah anak yang putus sekolah.

"Semoga apa yang kita lakukan hari ini sebagai ungkapan rasa syukur kehadirat Allah SWT, akan memberikan berkah bagi semua nelayan dan juga warga masyarakat yang ada di lingkungan Tamo I dan Tamo II ini," harapnya.

Kegiatan ini dilanjutkan penyerahan Sertipikat PTSL Kel. Baurung, Kec. Banggae Timur Kab. Majene 2019_ secara simbolis Sebanyak 14 bidang diserahkan ditempat acara dan 40 bidang secara simbolis diserahkan di kantor kelurahan Baurung.

Hadir dalam acara ini, Ketua DPRD Majene, Angg. DPRD Sulbar (Kalma Katta), Sekda Majene, Asisten I, Kadis. Kelautan & Perikanan, Kadis. Budpar, Ka. Bapeda, Kadis. LHK, Ka. BKAD, Kadis. Perhubungan, Kadis. Sosial, Ka. BPN, Ka. Syahbandar, Camat Banggae Timur, Lurah Baurung. (*)