Lantaran Sakit Keras, Sampan Harta Milik Nelayan Harus Terjual

Admin Sabtu, 18 April 2020 22:21 WIB
110x ditampilkan Headline Lingga

Lingga – Betapa mahalnya biaya pengobatan zaman sekarang, terutama bagi mereka yang saat ini hidup serba pas-pasan, hal inilah yang dialami Aheng (37) warga Dusun Mentengah, Desa Mentuda, Kecamatan Lingga, Kabupaten Lingga, Provinsi Kepri.

Pria yang sehari-harinya bekerja sebagai Nelayan ini terpaksa harus menjual Sampan harta satu-satunya untuk memenuhi biaya pengobatan istrinya yang saat ini terbaring dirumah RSUD Encik Mariyam Daek Lingga.

’’Harta satu-satunya yang bisa di jual adalah Sampan, maka tidak ada pilihan lain untuk biaya perobatan istrinya Aheng akhirnya menjual Sampan.’’ tutur Densy pemerhati Suku Laut Kabupaten Lingga Sabtu (18/4/2020) terkininews.com

Menurut Densy, Istri Aheng sudah lama menderita penyakit yang cukup serius,  Aheng dan keluarga terus berusaha mencari bantuan untuk kesembuhan istrinya, namun pria tiga orang anak ini akhirnya menyerah dan menjual Sampan miliknya.

’’ Bagi Aheng satu-satunya pilihan saat ini adalah untuk kesembuhan istrinya, makanya dia merelakan Sampan yang di pakai untuknya mencari ikan terpaksa akhirnya harus di jual. ’’ tambah Densy.

Ditambahkan Densy, Istri Aheng yang dikenal dengan nama Uni saat ini sudah 8 hari di rawat di RSUD Encik Mariyam. Densy berharap ada pihak-pihak yang tergerak hatinya untuk dapat membantu Aheng dan keluarganya yang saat ini dalam kesulitan.

’’Aheng akhirnya bekerja serabutan untuk memenuhi hidup keluarga dan istrinya yang saat ini terbaring di Rumah Sakit, pria ini berharap agar sang istri bisa sembuh dan kembali berkumpul dengan keluarga di rumah .’’tambah Densy. (/*)