Dilapor Sekap dan Aniaya Oknum Wartawan, Terlapor Akan Tempuh Upaya Hukum

Diterbitkan oleh Admin pada Selasa, 28 April 2020 18:36 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 1.174 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Tudingan penyekapan dan penganiayaan yang terjadi di salah satu toko bintang Veteran Makassar atas diri salah satu wartawan online di bantah oleh terduga yang disangkakan sebagai pelaku yaitu Pattiwaellapia William selaku Direktur Utama PT. Benteng Biro Investigasi Nunusaku yang bergerak di bidang jasa Ourtsorcing Security yang bekerja sama dengan toko Bintang Makssar

Menurutnya semua tudingan yang beredar di beberapa media daring menjadi suatu tekanan pisikis bagi dirinya seolah menjadi tumbal dari insiden yang terjadi bahkan telah menyerang fisikis keluarga dimana telah berpengaruh pada dikehidupan keluarganya, hingga adanya bahasa seronok kata "BUDAK" kata William

"Apa yang ditudukan kesaya itu tidak benar,  Justru saya yang bantu dia, tidak ada unsur penganiayaan didalamnya, kalau tidak ada niat baiknya terpaksa saya akan laporkan kembali," ucapnya, William Pattiwaellapia Saat ditemui dijalan Kijang Makassar, Selasa (28/4/2020) terkininews.com

Lanjut kata William menegaskan bahwa, hal yang disangkakan oleh Sya'ban Sartono Leky tentang dirinya dianiaya oleh Pihak Karyawan PT. Bintang International sangat Keliru sekali dimana kejadian tersebut juga tidak berada dalam lokasi toko Bintang Makassar, akan tetapi berada di area ruko counter service ditempat diri Sya'ban Sartono dikatakan telah dusekap. Jelasnya

"Bukan karyawan Bintang yang tahan dia, yang menahan dia itu teknisi service dan warga disekitar situ, justru saya yang bantu dia Kenapa saya yang dilaporkan jadi ini sangat keliru sekali," tuturnya.  

Ditambahkan pernyataan Wiliam bahwa tidak ada upaya penyekapan yang dilakukan karena korban tidak berada dalam ruang yabg disekap melainkan korban berada dan ditahan oleh orang orang service yang bekerja sama dengan toko Bintang Veteran Makassar

Diceritakan pula bahwa pada saat korban ditahan di area counter barulah Wilian dipanggil dan bertemu korban namun lagi tak ada bukti fisik penganiayaan yang terjadi, malah Wiliam sempat melerai 

"Kehadiran sang jurnalis Sya'ban Sartono Leky tersebut juga datang saat usai pemeriksaan tim satgas gugus tugas covid 19 di toko Bintang" tambahnya.

Menindaklanjuti insiden tersebut dan pelaporan kepihak kepolisian William pada pelapor agar menyebutkan hal yang sebenarnya dihadapan hukum terkait persitiwa adanya dugaan penganiayaan tersebut.  

"Saya berharap pelapor untuk memberikan keterangan yang sebenarnya lah, karna dalam pemberitaan selama ini saya tidak pernah diambil keterangan saya mengenai apa sebenarnya yang terjadi," tutupnya.

Diketahui Wiliam juga akan tetap datang dan menghadiri panggilan klarivikasi Polisi.