Diduga Tower Telkomsel Serobot Lahan Warga Lakkang, Siapa Bekingnya

Admin Kamis, 7 Mei 2020 19:57 WIB
354x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Kembali tersorot oleh warga soal pembangunan tower salah satu provider telekomunikasi di kelurahan Lakkang, kecamatan Tallo, Kota Makassar, diatas lahan seluas satu hektar dan diduga dilakukan tanpa melalui izin warga setempat utamanya dari pemilik atau ahli waris lahan.

Menurut Nurhalis Muis Daeng La'bbang, Ahli waris lahan dari H Pagi Daeng Talli Bin Seri sangat mengecam pembangunan tower telekomunikasi yang diketahui milik provider Telkomsel yang tiba-tiba dilakukan penggalian tanah di atas lahannya tanpa pemberitahuan terlebih dulu, 

"Tidak ada pemberitahuan lebih dulu kalau ada provider yang ingin membangun tower di sini (lahannya). Tentu, saya selaku ahli waris lahan dari nenek saya kaget dan kecam pembangunan ini apalagi adanya orang mengaku-ngaku klaim sebagai pemilik lahan dan mengizinkan untuk bangun tower," keluh Nurhalis kepada rekan media saat dikonfirmasi, Kamis (07/5/2020).

Adanya rencana pembangunan tower telekomunikasi di atas lahannya, aku Nurhalis baru diketahui saat dia bersama warga melihat adanya aktivitas galian. Padahal izin penggunaan lahan tidak pernah masuk pada dirinya sebagai ahli waris lahan. Terangnya

Maka dari itu pada tahun 2009 lalu, Nurhalis telah melaporkan kasus ke Polsek Tallo dengan tuduhan penyerobotan tanah. Tetapi sepanjang perjalanannya, laporan sampai sekarang ini tidak kunjung ditindak lanjuti. Pelaksanaan pembangunan terus berlanjut.

"Saya tahu ada keluarga anggota dewan yang bekingi ini pembangunan. Saya juga pertanyakan laporan saya yang sudah masuk di Polsek Tallo. Saya sudah melaporkan penyerobotan lahan tetapi sampai sekarang tidak ditindaklanjuti. Progres towernya sekarang sudah ada tiang berdiri, belum jadi makanya saya minta dihentikan proyek pembangunannya karena merugikan saya," tandasnya. (*/)