Siapa Dibalik Pembangunan Dua Tower Combat Ilegal di Lakkang
MAKASSAR, -- Tower penguat 4G atau Combat yang berdiri diatas lahan warga milik ahli waris Nurhalis Muis Dg Labbang bin Pagi Seri bin Hami ternyata bukanlah tower pertama yang berdiri di kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo Kota Makassar
Diketahui dari pernyataan warga bahwa sebelumnya juga telah berdiri 1 antena pemancar 4G yang ada sejak 2017 lalu tanpa legalitas dan izin tetangga dihalaman rumah milik orang tua salah satu anggota DPRD Makassar hingga saat ini.
Hingga saat ini Selasa (12/5/2020) di kelurahan Lakkang, Kecamatan Tallo Kota Makassar telah berdiri 2 antena milik telkomsel yang tanpa legalitas bahkan dan diatas lahan milik orang lain.
"Kami dari ahli waris pemilik lahan tempat berdirinya antena tower telkomsel tersebut tidak pernah diberi tahu baik pihak provider maupun pihak proyek yang mengerjakan antena tower penguat signal tersebut". Kata Ahli Waris Nurhalis Muis
Baca Juga : Tower Jailangkung Penguat 4G Berdiri Kokoh Dilahan Warga dan Tanpa Izin
Bahkan ironisnya pihak ahli waris juga telah menempuh upaya hukum berupa laporan kejadian dugaan Tindak Pidana "Penyerobotan Tanah" dengan nomor: Laporan Aduan / 267/VI/20197 POLRESTABES MKSR / SEK TALLO, tanggal 09 Jul 2019 lalu bahkan juga pihak ahli waris telah melayangkan surat somasi kepada H Ruslan Lallo S.Sos akan tetapi tapi tidak diindahkan.
Kami ahli waris juga telah lapor dan layangkan surat somasi ke H Ruslan Lallo S.Sos tempat berdirinya antena pertama yang tertanggal 22 Des 2019 dan telah ditembuskan ke instansi terkait akan tetapi segala upaya yang kami lakukan belum ada hingga saat ini. Tutur ahli waris Nurhalis Muis dg labbang
Sementara itu saat di konfirmasi ke pemerintah setempat terkait adanya tower penguat signal tersebut lurah lakkang juga merasa heran karena memang tak ada pemberitahuan sebelumnya.
Jangankan dari rencana, didirikan tower hingga selesai pemasangan antena tersebut juga tak ada pemberitahuan ke pemerintah setempat. Ujar Lurah Lakkang.
Terpisah saat dihubungi melalui pesan singkat Whatsapp untuk klarivikasi berdirinya 2 antena penguat 4G tersebut Camat Tallo belum memberi jawaban. (*/)



