Ketua Perindo Gowa Tetap Shalat Ied Bersama Warga Meski Ada Imbauan Pemerintah

Admin Sabtu, 23 Mei 2020 23:41 WIB
393x ditampilkan Daerah Headline

GOWA, -- Shalat Ied adalah shalat sunnah yang dilaksanakan umat islam usai melaksanakan ibadadah puasa selama sebulan penuh, akan tetapi dengan adanya pandemi virus corona (Covid 19) menjadikan segala sesuatu jadi terbatas, termasuk imbauan untuk melaksanakan Ied di rumah masing-masing untuk memutus rantai penyebaran virus.

Akan tetapi apakah imbauan tersebut dapat terealisasi sesuai harapan pemerintah???

Menjawab tantangan untuk tidak melakukan Shalat Ied tersebut tidak semua warga dapat menerima seperti hal yang dilakukan ketua PERINDO Gowa Andry dg Patompo dirinya tetap akan melaksanakan shalat ied bersama warga di daerah sebelum perbatasan Makassar di kelurahan Mangasa Kab Gowa bersama warga dan keluarga.

"Meski ada larangan dari pemerintah untuk Shalat Id dirumah masing masing tapi ini  kembali ke pribadi masing dan saya rasa pemerintah sudah maksimal menghimbau untuk 'Stay at Home Aja' namun pemerintah yang baik harus memberi contoh yang baik pula, jangan sampai masyarakat menganggap mereka yang buat aturan justru mereka sendiri yang langgar" Kata Andry dg Patompo

Terkait lebaran besok adalah hak umat muslim untuk merayakannya, meski ditengah suasana pandemi, dirinya berfikir bahwa merayakan idul fitri dimasjid atau dilapangan sudah tentu mereka sudah paham konsekuensi. Terangnya

"Harusnya pemerintah menganjurkan dan mempertegas area zonasi yang mana yang boleh dan yang mana yang tidak, kan ada daerah yang tidak terkena covid 19, tidak mungkinlah masyrakat wilayahnya zona hijau tidak melaksanakan Shalat Id apalagi di Sulsel ini yang mayoritas muslim, Idul Fitri adalah hari kemenangan yang dinanti seluruh umat muslim" tegasnya.

"Biar afdol saya dan keluarga insha Allah akan melaksanakan Shalat Id bersama warga tentunya" kata Andry dg Patompo saat dikonfirmasi terkininews.xom (23/5/2020) via pesan singkat Whatsapp.

Ditambahkan Andry dg Patompo bahwa disaat sekarang harusnya pemerintah sudah tidak lagi melakukan pelarangan karena Presiden Jokowi saja sudah keluarkan statemen bahwa kita sebaiknya berdamai dengan Corona, jadi saya fikir setiap orang pasti sudah paham konsekuensi ketika melanggar dan saya yakin masing masing orang sudah paham dan akan melakukan protokol standar covid 19. Tutupnya (*/)