Gubernur Kepri Diminta Surati Presiden untuk Pertimbangkan Pelaksanaan New Normal di Kepri

Admin Senin, 1 Juni 2020 08:55 WIB
279x ditampilkan Batam Headline

BATAM - Sekretaris Komisi I DPRD Kepri Muhammad Syahid Ridho (MSR) berharap Pemprov Kepri menimbang kembali pelaksanaan new normal khususnya di Batam yang akan dijadikan pilot project oleh Pemerintah Pusat.

Hal tersebut mengigat penambahan jumlah pasien Covid 19 di Kepri khususnya di Batam tidak kunjung berkurang dan justru sedang dalam kenaikan yang besar dalam minggu ini dimana apabila pusat berkewenangan penuh, Pemprov Kepri dianjurkan untuk menyurat.

"Kita mengetahui Kepri dalam hal ini Batam dijadikan salah satu percontohan New Normal yang ditentukan oleh pemerintah pusat, Gubernur Kepri pun kita paham tidak punya wewenang banyak untuk hal ini, namun saya pikir tidak ada salahnya Gubernur Kepri juga mengajukan permohonan ke pemerintah pusat agar mempertimbangkan New Normal hingga kita benar-benar siap. Grafiknya saja masih menanjak jangan terburu-buru untuk new normal," kata Muhammad Syahid Ridho.

Menurut politisi milineal PKS ini, New Normal bisa dilakukan jika grafik penambahan kasus sudah melandai. Bisa kita lihat bagaimana di negara lain. Ada indikator kesehatan yang jelas dan kuat seperti kurva penambahan sudah melandai sehingga kebijakan new normal dilaksanakan. 

"Jadi jangan terburu - buru untuk pelaksanaan new normal. Perlu dilihat kesiapan kita terumatama kurva kasus yg masih tinggi. Logikanya dengan pembatasan yang sudah kita lakukan sekarang kasus masih tinggi, apalagi kalau diberlakukan new normal dengan mengurangi pembatsan pembatasan yg sudah kita lakukan sebelumnya," kata MSR. 

Berdasarkan rilis dari gugus tugas Covid 19 Pemprov Kepri jumlah warga Provinsi Kepulauan Riau yang dinyatakan positif Covid-19 tercatat ada 164 orang hingga Sabtu (30/5) kemarin ada penambahan 8 orang dari hari sebelumnya, dan berasal dari Kota Batam. Kota Batam masih menjadi wilayah dengan pasien positif Corona di Kepulauan Riau terbanyak, dengan jumlah pasien secara kumulatif sebanyak 128 orang.

Data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri menyebutkan dari total 164 orang positif Covid-19 itu, terdiri di Kota Batam 128 orang, Kota Tanjungpinang 27 orang, Kabupaten Karimun 5 orang dan Kabupaten Bintan 4 orang.

Muhammad Syahid Ridho berharap Pemrov mempertimbangkan kembali rencna pemerintah pusat untuk menjadikan Batam sebagai salah satu project new normal.

"Kita berharap pelaksanaan New Normal di Kepri perlu ditinjau jangan senang dulu menjadi daerah percontohan," tutup MSR.