Berkunjung ke Makassar Ka BNPB Gelar Rapat Kordinasi Penanganan Covid 19 di Sulsel

Diterbitkan oleh Admin pada Ahad, 7 Juni 2020 20:07 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 602 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Sebagai wujud dukungan program akselerasi trisula penanganan Covid 19 Pangdam XIV Hasanuddin Mayjen TNI Andi Sumangerukka S.E mendampingi Menko PMK ( Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI, Menteri Kesehatan RI. Ka BNPB (Ketua Gugus Tugas Nasional penanganan Covid-19) beserta rombongan mengunjungi Posko Covid 19, dalam giat rapat Koordinasi Penanganan Covid - 19 serta dukung Program Akselerasi Trisula Penanganan Covid 19 di Sulsel.

Rapat kordinasi digelar Minggu (7/6/2020) di Balai M Yusuf Jl. Jend. Sudirman Kec. Ujung Pandang Kota Makassar, menghadirkan Prof DR Muhadjir Effendi (Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI), Letjen TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K), (Menteri Kesehatan RI) Letjen TNI Doni Monardo (Ketua Gugus tugas Nasional penanganan Covid-19), Dody Ruswandi (Deputi III BNPB RI), Prashinta (Deputi V BNPB RI), Raditya Jati (Kapusdatinkom), Egy Massadiah (Tenaga Ahli Ka BNPB RI), Aqua Dwipayana (Pakar BNPB RI), Kolonel Inf Budi Irawan (Koorspri Ka BNPB RI), Prof. Dr. H. M.Nurdin Abdullah M.Agr (Gubernur Prov.Sulsel), Mayjen TNI Andi Sumangerukka, S.E. (Pangdam XIV/Hsn), Irjen Pol Drs. Mas Guntur Laupe (Kapolda Sulsel), Dr. Firdaus Dewilmar S.H.,M.Hum.(Kajati Sulsel), Birgjen TNI Wing Handoko (Kabinda Sulsel), Brigjen Pol Drs. Halim Pagarra, S.H., M.H. (Wakapolda), Andi Ina Kartika Sari, S.H., M.Si., (Ketua DPR Prov. Sulsel), Brigjen TNI (Purn) Syamsuddin (LO BNPB RI), Kolonel Inf Eden (Staf ahli Pangdam XIV/Hsn), Kolonel Ckm Soni (Kakesdam XIV/ Hsn), Kombes Pol Joni (Kar Ops Polda Sulsel), Prof.Dr.Ir Yusran Yusuf,M.Si  (Pj Walikota Makassar), Kolonel Inf Andriyanto,S.E (Dandim 1408/VS), Kombes Pol Yudhiawan S.lk,M.Si (Kapolrestabes Mksr), Muh. Ichan (Kepala Dinkes Prov. Sulsel), Prof.Dr. Ridwan (Dokter Unhas), Prof. Dr. Idrus (Mantan Rektor Unhas) dan sekitar 20 orang tamu undangan.

Gubernur Sulsel Minggu (7/6/2020) memaparkan saat kordinasi bahwa karantina dilakukan terpusat di Kota Makassar dengan menggunakan program Duta Covid 19 selain melakukan screaning di tiap perbatasan Kab. Kota untuk mencegah meluasnya penularan Covid 19.

Gugus Tugas Sulsel dan Kab. Kota melaksanakan Trisula (3 Upaya) untuk penganan Covid 19 dan Gugus Tugas Sulsel saat ini terus mengupayakan agar angka penularan covid 19 menurun, serta menyiapkan protokol protokol dalam penyiapan new normal kedepan. Tanda Gubernur

"Pelaksanaan PCR dan Rapid Test semakin digencarkan dibuktikan dengan adanya penambahan Laburatorium untuk mendeteksi Pasien Covid 19. Papar Gubernur

Sementara itu Ka BNPB RI. Letjen TNI Doni Monardo mengapresiasi penjelasan Gubernur Sulsel dan Dokter, atas langkah langkah yang dilakukan sudah sangat tepat dimana Prov. Sulsel masuk dalam 5 besar dari kasus terbanyak di Indonesia minggu pekan lalu. 

Meski diketahui saat ini Sulsel mendapat kemajuan karena angka kesembuhan tinggi dan meningkat terus tiap hari, sehingga merupakan bentuk kesuksesan pemerintah Prov. Sulsel. Kata Letjen TNI Doni Monardo

Lanjut tokoh adat dan kearifan lokal menjadi sangat penting dalam menghimbau protokol kesehatan yang telah dianjurkan pemerintah kepada masyarakat kepada usia produkti relatif aman karena angka terpaparnya tinggi namun angka meninggalnya rendah.

Disamping itu pemerintah juga sangat ketat dalam mengkontrol seluruh lapisan masyarakat agar melaksanakan protokol kesehatan dalam kegiatan sehari hari

"Pelajari Kab./Kota yang rendah/nihil penularan seperti Kab. Toraja Utara dan saling berkordinasi dan kerja sama antar instansi dan elemen masyarakat untuk saling menjaga dan tidak menyerah dalam melawan Covid 19". Harap Letjen TNI Doni Monardo selaku Ketua Gugus Tugas Nasional penanganan Covid-19)

Dirinya juga menghimbau kepada warga Prov. Sulsel yang telah sembuh dari Covid 19 dan berjumlah sekitar 674 orang untuk berpartisipasi menyumbangkan plasmanya agar diberikan kepada penderita Covid 19.

Sementara itu Menko PMK RI menjelaskan bahwa Presiden saat ini memantau 4 Provinsi yang dalam pengawasan ketat dan angka penularan Covid 19 masih tinggi antara lain Prov. Jatim, Sulsel, Kalsel dan Sumsel. 

Menko PMK RI mengapresiasi Gugus Tugas Sulsel yang melaksanakan tugas dengan maksimal dan penuh tanggung jawab dalam melaksnakan penanganan Covid 19 karena Klaster Gowa berdampak besar terhadap daerah lainnya dan Klaster Temboro Prov. Jatim beserta 3 kota antara lain Surabaya Makassar dan Medan kemungkinan akan mejadi klaster baru untuk penularan Covid 19 sehingga perlu diwaspadai dan diantisipasi. Papar 

Tak ketinggalan Menteri Kesehatan (Menkes) RI dalam kordinasi tersebut mengapresiasi dan berterima kasih terhadap Tim Gugus beserta tenaga medis yang berupaya maksimal dalam penanganan Covid 19 dan berharap agar angka kematian menurun di setiap daerah terkhusus di 4 Provinsi yang menjadi zona merah. Kata Dr. dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. (K), selaku Menteri Kesehatan RI.

Diketahui saat kunjungan kordinasi tersebut Menko PMK RI menyerahkan  bantuan kepada Gubernur Sulsel berupa :

1. Masker bedah 40.000 Pcs
2. Medical glove 3000 Pcs
3. Apd 10.000 Pcs
4. Alat Pcr 1 Unit 
5. Bufon Cap 500 Pcs
6. Masker N.95 2000 Pcs
7. Face Shield 2000 Pcs.