Ambil Paksa Jenazah Terduga PDP Covid 19 Marak, Polda Sulsel Perketat Pengawalan Hingga ke Penguburan

Diterbitkan oleh Admin pada Kamis, 11 Juni 2020 18:44 WIB dengan kategori Headline Makassar dan sudah 634 kali ditampilkan

MAKASSAR, -- Aparat Gabungan dari pihak kepolisi saat ini melakukan pengawalan ketat terhadap jenazah warga yang telah meninggal dunia, dengan status Positif Covid-19 di RSKD Dadi Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 34 Makassar, dengan pengawalan hingga ketempat pekuburan macanda kabupaten Gowa.

Menurut Kabid Humas Polda Sulsel sejak Rabu (10/6) kemarin hal tersebut dilakukan guna melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas pasalnya,  sekitar 100 ( Seratus ) orang keluarga  pasien yang meninggal tersebut mendatani RS Dadi dan Ingin  mengambil Paksa jenasah Almarhum Hj Norma, warga Barukan Utara Makassar, yang dirawat sejak tanggal 31 Mei 2020 dengan dignosa Positif Covid-19 + Tumor Otak.

Saat di konfirmasi, Kabid Humas Polda Sulsel membenarkan hal tersebut, dan menyebut situasi sudah terkendalai saat itu fengan kehadiran personil Sat Brimob berjumlah sekitar 40 orang, ditambah personil gabungan dari Polsek Mamajang, Polrestabes Makassar, Polairud Polda Sulsel, TNI dan Sat Pol PP, dipimpin oleh  Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto, SE., MH.

“Ya saat kejadian itu Polisi mengamankan 3 orang yang diduga melakukan provokasi terhadap warga yaitu, BH (35), NW (32), dan KM .” kata Ibtahim

Lanjut Kabid Humas, Setelah melalui proses pemulasaran jenzaah sesuai standar WHO, tim gugus tugas membawa jenazah ke pekuburan Macanda Samata Kab. Gowa untuk dimakamkan.

“Kita tidak akan membiarkan tindakan dan aksi penjemputan paksa terhadap jenazah yang terpapar covid 19 ini terjadi lagi, makanya  kita siapkan personil pengamanan yang berlapis, juga berkoordinasi dengan TNI dan tim gugus, jika ada oknum yang nekat melakukanya, akan kita tindak tegas, karena 
selain berbahaya buat masyarakat luas juga di perlukan sebagai edukasi buat masyarakat agar kita bisa melindungi kepentingan masyarakat yang lebih luas,.” terangnya.