Dasar Sk Bupati Padang Lawas Utara Barani Harahap Masih Sebagai Ketua karang Taruna Hingga 2021
PALUTA, - Ketua Karang Taruna Kabupaten Paluta Barani Harahap bantah tegas adanya peng-caretakeran Pengurus Karang Taruna di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) dan menurutnya masih sah sebagai Ketua Karang Taruna Paluta dengan masa periode 2016-2021.
“Tidak ada caretaker di Karang Taruna Paluta. Saya masih sah ketua,” katanya menanggapi adanya SK surat keputusan Karang Taruna Provinsi Sumut nomor: 003/KT-SU/I/I/2020 tentang Caretaker Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas Utara tertanggal 15 Januari 2020 menunjuk tiga orang sekaligus untuk menjadi caretaker pengurus Karang Taruna Kabupaten Paluta, yakni M Fadli Hasibuan, M Syukur Nasution dan H Andi Suwandani Harahap.
Masih kata Barani, kepengurusan Karang Taruna Paluta masih tetap eksis dan sah menurut hukum hal itu bisa dibuktikan dengan SK Bupati Paluta Nomor: 4261/ 299/ K/ 2016 tentang pengukuhan kepengurusan Karang Taruna Paluta periode 2016-2021 tertanggal 29 April 2016.
“SK saya ada dan masih tetap eksis sampai detik ini. Saya ketua nya,” tegasnya.
Sebelumnya, Tiga tokoh pemuda ini ditunjuk oleh Pengurus Karang Taruna Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menjadi Caretaker pengurus Karang Taruna Kabupaten Paluta.
Hal itu sesuai dengan surat keputusan Karang Taruna Provinsi Sumut nomor: 003/KT-SU/I/I/2020 tentang Caretaker Karang Taruna Kabupaten Padang Lawas Utara tertanggal 15 Januari 2020 menunjuk tiga orang sekaligus untuk menjadi caretaker pengurus Karang Taruna Kabupaten Paluta, yakni M Fadli Hasibuan, M Syukur Nasution dan H Andi Suwandani Harahap.
Salah satu yang ditunjuk sebagai caretaker M Syukur Nasution membenarkan surat penunjukan dirinya sebagai salah satu caretaker Karang Taruna Kabupaten Paluta yang tujuannya untuk melaksanakan Temu Karya Karang Taruna Kabupaten Paluta sesuai dengan pedoman Dasar Karang Taruna serta peraturan organisasi lainnya yang berkaitan dengan tupoksi organisasi sosial Karang Taruna.
“Iya benar, caretaker ada tiga orang termasuk saya sendiri. Soal temu ramah kita masih menunggu arahan dan petunjuk dari provinsi,” ujarnya,



