Menolak Lupa Kebakaran Pabrik Mancis di Binjai, Pemilik Pabrik Ilegal Divonis Setahun Penjara

Admin Sabtu, 20 Juni 2020 12:57 WIB
528x ditampilkan Daerah Headline Nasional

BINJAI, -- Masih ingatkah kasus kebakaran hebat yang melanda pabrik mancis ilegal di Desa Sabirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat dan menelan 30 korban jiwa. Kini permasalahan tersebut telah usai di sidangkan dan mendapatkan putusan.

Namun, miris vonis hukuman ketiga orang oknum yang ditersangkakan kepada terdakwa termasuk bos atau pemilik pabrik mancis tersebut terkesan sangat tidak pantas dan terkesan ada "Main Mata" dengan putusan 1 tahun penjara. 

Menurut humas PN Binjai David, pada Kamis (18/6) kemarin bahwa kasus ini pertama kali disidangkan pada Septmber 2019 dengan tiga berkas perkara, yakni Nomor 243 berkas terdakwa Lismawarni, Nomor 244 terdakwa Indramawan (pemilik pabrik), dan perkara Nomor 245 untuk terdakwa Burhan.

Menurutnya masing - masing berkas, kata David, memiliki jaksa penuntut yang berbeda beda sedangkan hakim ketua dalam persidangan ini disebut adalah Fauzul Hamdi yang juga Ketua PN Binjai.

Baca Juga !!! Puluhan Korban Kini Dilakukan Autopsi Akibat Kebakaran Pabrik Mancis

"Untuk terdakwa Lismawarni jaksa penuntutnya Hamida, terdakwa Indramawan jaksa penuntutnya Linda M Sembiring, dan terdakwa Burhan jaksa penuntutnya Beni A Surbakti. Masing-masing terdakwa dituntut 1 tahun 6 bulan," ungkap David. 

Persidangan ini, sebut David, berjalan sekitar 2 bulan dengan menghadirkan 38 saksi. "Ketiganya divonis pada 6 Januari 2020. Masing-masing terdakwa terbukti melanggar pasal 76 (i) Jo Pasal 88 tentang peraturan dan hukum pidana perlindungan anak. Kalau dakwaannya berlapis. Tapi terbukti melanggar pasal itu," bebernya. 

Seperti diketahui, pabrik mancis tanpa izin ini terbakar pada Juni 2019 Ialu. Dalam peristiwa itu, 25 orang dewasa dan 5 orang anak - anak ikut tewas dalam insideb kebakaran pabrik mancis ilegal.

Masing-masing pekerja juga disebutkan tidak memiliki BPJS Ketenagakerjaan. Sehingga para pekerja yang menjadi korban tidak mendapat santunan apapun. Peristiwa ini sempat menjadi perhatian banyak pihak. Bahkan, Kapoldasu semasa lrjen Pol Agus Andrianto turut turun meninjau lokasi kebakaran.

Kini diketahui pemilik pabrik mancis ilegal itu diamankan pada 22 Juni 2019 dan pemilik pabrik tetsebut diamankan di salah satu hotel berbintang di Kota Medan. (*/)

Sumber