LSM GMBI Distrik Tegal Raya Gelar Demo Tolak RUU HIP
TEGAL- Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Tegal Raya menolak Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) karena menilai RUU tersebut akan mengganggu ideologi Pancasila.
Karena itu, mereka melakukan aksi unjuk rasa menolak RUU HIP di depan Gedung DPRD kota Tegal,Senin (29/6/2020) terkininews.com
Massa sebelumnya Konfoi motor dari Sekertariat LSM GMBI menuju DPRD Kota Tegal dengan meneriakan yel-yel penolakan Rancangan Undang-Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP).
Ketua Distrik LSM GMBI Tegal Raya, Mulyadi, SE mengatakan, aksi penolakan RUU HIP serentak dilakukan GMBI di sejumlah kabupaten/kota di Indonesia.
“Kami mendesak DPRD Kota Tegal supaya membuat surat rekomendasi penolakan RUU HIP yang ditujukan ke DPR RI, agar ini tidak jadi polimelik,” tegas Mulyadi disela aksinya.
” Kami menolak RUU HIP diteruskan untuk dibahas hingga menjadi UU. Karena kami menilai bahwa substansi dari RUU tersebut justru mengancam eksistensi Pancasila sebagai falsafah hidup bangsa dan dasar negara,” tandas Mulyadi.
“RUU HIP tidak perlu dibahas lagi sebab Pancasila sebagai Falsafah & Pandangan Hidup (the way of life) Negara Republik Indonesia sudah final,” jelas Mulyadi.
Ada beberapa hal yang menjadi perhatian GMBI atas RUU HIP, antara lain, lenyapnya tap MPR No 25 Th 1966 tentang Pembubaran Partai Komunis Indonesia ( PKI), adanya upaya memangkas sila yg ada di dalam Pancasila, dari 5 sila menjadi Trisila bahkan menjurus menjadi Ekasila, juga mengabaikan tap MPR No 18 Th 1998 Pasal 1 yg menyatakan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 adalah Dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Setelah menyampaikan orasi, perwakilan massa langsung ditemui Wakil Ketua DPRD Kota Tegal Habib Ali Zaenal Abidin dan Wasmad Edi Susilo. Habib Ali menyatakan siap untuk melanjutkan apa yang menjadi aspirasi dari rekan-rekan LSM GMBI Distrik Tegal Raya. Aspirasi yang disampiakan diteruskan kepada pimpinan terlebih dulu.
"Nanti akan kita teruskan kepada DPR RI apa yang menjadi aspirasi. Ranah kami ada di lembaga legislatif. Sehingga aspirasi ini akan kami teruskan kepada DPR RI di Jakarta," Katanya.

