Pelaku Penghinan dan Pengancam Polisi di Toraja Utara Ditangkap Resmob Polda Sulsel

Admin Selasa, 7 Juli 2020 18:14 WIB
38x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo dan Dirreskrimum Polda Sulsel Kombes Pol Didik Agung Widyanarko menggelar Press Release kasus Penghinaan dan pengancaman kekerasan terhadap anggota Kepolisian Toraja Utara yang terjadi di halaman Tongkonan Palasa, Lembang (Desa) Tondon Matallo, Kecamatan Tondon, Kabupaten Toraja Utara, beberapa waktu lalu

Terkait aksi tersebut Kabid Humas Polda Sulsel Selasa, (07/7/2020 ) menerangkan bahwa anggota Resmob Polda Sulsel telah mengamankan pelaku penghinaan dan pengancaman kekerasan terhadap personil Toraja Utara tersebut  di Jl Palopo Kec Rante Pao Kab. Toraja Utara . 

"Pelaku adalah seorang wiraswasta berinisial AS ( 32) yang merupakan warga Jl Palopo No. 86 Kec Rante Pao Kab. Toraja Utara" Jelas Ibrahim Tompo

Adapun kronogi penangkapan tersangka, dijelaskan, bahwa Tim  Resmob Polda Sulsel menuju Toraja Utara Senin (06 /7) malam, dan esoknya, Selasa, (07/7) pagi  Tim Resmob melakukan penangkapan terhadap tersangka pelaku penghinaan dan pengancaman kekerasan di rumahnya di Jl. Jl Palopo Kec Rante Pao Kab. Toraja Utara, kemudian tersangka pelaku dan barang bukti dibawa ke Ditreskrimum Polda Sulsel untuk pemeriksaan lebih lanjut. Terangnya

Lanjut kejadian penghinaan dan pengancaman terhadap personil di toraja utara tersebut. “Saat itu anggota Polres Toraja Utara mendartangi TKP Judi Sabung Ayam,  Tersangka AS tidak menerima kehadiran petugas dengan melakukan penghinaan atau pengancaman dengan memecahkan sebuah botol menjadi runcing kemudian pecahan botol tersebut digunakan mengejar beberapa orang  di lokas termasuk beberapa personil Toaja Utara  serta mengancam mengatakan “ Kuewako Totemo “( saya lawan kamu sekarang), Tidak hanya itu, tersangka pelaku juga melakukan  penghinaan kepada pejabat negara atau /Polisi dengan mengatakan kata-kata kotor  berulang lkali terhadap aparat,” ungkap Ibrahim 

Diketahui barang bukti yang diamankan berikut 1 (satu) buah Flash Disc berisi video pembubaran dan sebuah pecahan botol kaca runcing, tersangka pelaku diancam  Pasal 207 dan pasal 212 KUHPidana dengan ancaman 1 tahun 6 bulan penjara (*/)