Tiga Paslon di Pilkada Kepri Memiliki Peluang yang Sama

Admin Selasa, 28 Juli 2020 13:22 WIB
78x ditampilkan Headline Tanjungpinang

TANJUNGPINANG - Tiga pasang calon pada Pilkada Kepri, Soeryo - Iman, Ansar Ahmad - Marlin Agustina dan Isdianto - Suryani dinilai memiliki peluang yang sama dalam memenangkan kontestasi. Masing-masing punya basis pemilih dari koalisi politik yang dilakukan.

Hal ini seperti diungkapkan Direktur Gurindam Research Centre (GRC) dalam dialog pagi bersama RRI Batam kemarin Senin (27/07/2020).

"Munculnya nama paslon di Pilkada Kepri kali ini memang relatif cepat di Pilkada sebelumnya biasanya partai politik mengumumkan di menit-menit terakhir pada tahapan pendaftaran paslon, saya lihat ketiga paslon punya peluang yang sama hanya saja memang Isdianto yang baru dilantik menjadi Gubernur Kepri defenitif memiliki satu kelebihan jika mampu mengkapitalisasi kekuatannya politiknya dalam birokrasi beberapa bulan ke depan," kata Raja Dachroni.

Pasangan Soeryo- Iman didukung oleh partai politik yang memiliki daya militansi pergerakan yang cukup baik ditambah dengan PKB yang memiliki basis massa pemilih muslim. 

Ansar - Marlin juga memiliki kekuatan partai politik yang cukup kuat yakni Golkar dan NasDem. Kedua partai ini merupakan partai empat besar dan di kabupaten kota juga sama-sama memiliki kekuatan. Sehingga jika pemilihnya pada Pileg 2019 lalu mampu dikonversikan untuk memilih kedua pasang calon ini tentu menjadi kekuatan tersendiri bagi paslon ini.

Sementara itu, pasangan Isdianto - Suryani juga memiliki peluang dari loyalis partai pendukung dan kombinasi pasangan birokrasi dan politisi. Belum lagi kader PKS dan Hanura sebagai partai pengusung merupakan partai yang juga memiliki militansi kader yang tidak bisa dianggap remeh.

"Ketiga paslon memiliki peluang yang sama, sama-sama memiliki kekuatan politik dan basis pemilih, tentu kita berharap juga ketiga pasangan calon ini nanti bisa saling adu gagasan terhadap persoalan publik yang ada dan untuk level provinsi tentu paslon ini juga kita harapkan punya narasi untuk membangun sinergi dengan kabupaten dan kota lainnya ditambah kekuatan lobi-lobi dan negoisasi ke pemerintah pusat," tutup Raja Dachroni.