GEMPA Sumut Sebut ASN Asal Kota Tanjung Balai Oknum Pemalsu Data Saat Cpns

Admin Jumat, 7 Agustus 2020 14:20 WIB
259x ditampilkan Daerah Headline

MEDAN, -- Ketua Umum Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Sumatera Utara (GEMPA - SUMUT) Muhammad Reza Fahlevi, saat menemui awak media menyampaikan dugaan pemalsuan data oleh salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kota Tanjungbalai yang diketahui kini bahwa oknum ASN tersebut sudah pindah ke Kota Lhokseumawe.

Ketua Umum GEMPA Jum'at (7/8/2020) kepada terkininews.com menyampaikan bahwa salah satu ASN tersebut berinisual (RHD), yang mana oknum tersebut telah di duga memanipulasi data pada saat penerimaan CPNS tahun 2008 dengan merubah data tahun lahirnya.

Hasil data yang kami himpun dan data administratif kuat dugaan kami bahwa (RHD) lahir 1967, namun saat penerimaan CPNS pada Tahun 2008 yang bersangkutan merubah Tahun lahirnya menjadi 1976 (lebih muda 10 tahun), tentu ini sama saja pemalsuan data yang sangat tersusun rapi dan bekerja sama pihak terkait. Kata Muhammad Reza Fahlevi.

"Terkait pemalsuan data yang dilakukan (HRD) ini sama saja sudah merugikan negara Republik Indonesia selama Hamlen masih menjadi ASN aktif sampai saat ini, dan sudah menipu publik bertahun - tahun sehingga merugikan ke uangan negara mencapai lebih kurang ratusan juta rupiah". Tandasnya

Lanjut kata Muhammad Reza Fahlevi selaku Ketua Umum GEMPA mengakhiri sesi wawancara bahwa dirinya juga akan melakukan penyampaian aspirasi ke Pemerintahan Kota Lhokseumawe bersama  teman - teman aktivis dan media yang berada di Kota Lhokseumawe. *** (Parsa Siregar)