Personil Barisan Mahasiswa GBNN Makassar Kini Hadir di Kampus

Admin Kamis, 10 September 2020 14:34 WIB
106x ditampilkan Headline Makassar

MAKASSAR, -- Barisan Mahasiswa GBNN Kota Makassar kini telah terbentuk saat ini berkosolidasi dengan mahasiswa UINAM  sesuai Surat Keputusan Mandat No. 003/SK-MDT/Dpc-GBNN MKS/SS/2020 menetapkan Tangguh Eka B.A. Ilham sebagai Nahkoda barisan kemahasiswaan di Makassar.

Kehadiran Barisan Mahasiswa GBNN Kota Makassar hari ini resmi menerima mandat dari GBNN kota Makassar yang diserahkan langsung wakil ketua GBNN Makassar, Andi Baso Oka Kamis (10/9/2020) di bilangan jalan Bonto Lempangan Makassar.

Andi Baso Oka saat menyerahkan mandat kepada Tangguh Eka B.A. Ilham (Idham) selaku ketua Barisan Mahasiswa GBNN berharap kepada adik adik mahasiswa agar senangtiasa amanah dan menjalankan tanggungjawab serta fungsi kontrol. Harapnya.

"Kita mau adik adik mahasiswa menjalankan mainsed berfikir dan bertindak secara terpelajar, bukan aksi aksi heroik" tambahnya  

Sementar itu ketua Garda Bela Negara Nasional (GBNN) kota Makassar. Andi Aso mengatakan bahwa saat ini telah berkolaborasi dengan UNISMUH, UNM, UMI UIN, UIM, AMKOP, BOSOWA, STIEM, UNIFA sebagai Barisan Mahasiswa Garda Bela Negara Nasional.

"Hal tersebut dilakukan GBNN kota Makassar dengan acuan dan pedoman pada UUD tahun 1945, sebagai landasan konstitusional, UU No.28 tahun 2004, tentang pendirian organisasi. UU No.8 tahun 1985, tentang ORSOSMAS sebagai landasan, UU nomor 16 tahun 2017 tetang penetapan Perppu Ormas menjadi, serta, UU No.7 tahun 2013, tentang organisasi kemasyarakatan yang melatar belakangi dibentuknya Barisan Mahasiswa GBNN kota Makassar." Kata Andi Aso.

Tempat yang sama Tangguh Eka B.A. Ilham selaku ketua Barisan Mahasiswa GBNN kota Makassar mengatakan bahwa dibentuknya gerakan kemahasiswaan ini adalah kesinambungan dan refleksi bagi mahasiswa se kota Makassar untuk sekiranya dapat tampil apik dalam berorganisasi, yang bukan hanya panggung aksi demonstrasi semata 

"Kehadiran Barisan Mahasiswa GBNN kota Makassar juga sebagai upaya merekonstruksi ulang gerakan mahasiswa yang memiliki prinsip keberanian berfikir dan keberanian menyatakan sikap." Kata Tangguh Eka B.A. Ilham (*/)