Wakapolres Kendal Pimpin Apel Operasi Yustisi Gabungan TNI Polri Dan Satpol PP Di Rowosari Kendal

Tauhid Rabu, 16 September 2020 12:16 WIB
32x ditampilkan Daerah Headline

KENDAL-  terkininews.com Dalam rangka penegakan Perbup No. 67 tahun 2020 tentang penerapan disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan Sebagai Upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19,  Petugas gabungan TNI - Polri, Satpol PP Kabupaten Kendal melaksanakan apel  operasi yustisi, bertempat di Halaman Kecamatan Rowosari Kendal Rabu, 16/9/2020.

Apel Operasi gabungan di hadiri oleh Wakapolres Kompol Sumiarta sebagai pembina, peserta apel Anggota Polres , TNI, Satpol PP, Dishub, Polsek Rowosari, Plt Camat Rowosari Marwoto S, Sos. dan seluruh Kades se Kecamatan Rowosari. Sedangkan tempat sasaran operasi yustisi akan lakukan di perempatan pasar Desa Rowosari Kecamatan Rowosari. 

 

Wakapolres Kompol Sumiarta menerangkan" tujuan operasi Yustisi ini adalah dalam rangka pemutus rantai penyebaran covid 19, kegiatan ini adalah Operasi Yustisi masker dalam rangka penegakan Perbup No 67 tahun 2020. untuk melaksanakan tugasnya,  diharapkan semua petugas tetap melaksanakan kehati hatian karena kita tidak tau mana warga yang terpapar covid 19. kita sudah tidak dalam tahap sosialisasi tapi penegakkan, oleh sebab itu jika ada yang tidak memakai masker harus diberi sanksi atau denda maksimal 200 ribu, untuk kali ini pelanggar kita kenakan denda 20 ribu saja" terangnya Wakapolres Kompol Sumiarta.

 

Salah satu warga yang terjaring mengatakan "saya mau pulang dari mancing dan tidak bawa masker,  alhamdulillah saya hanya didenda 20 ribu, saya mengaku salah karena hal ini sudah sering disosialisasikan dan ini juga untuk kepentingan kita sendiri agar tidak tertular covid, " jelasnya.

 

Kapolsek Rowosari AKP Zaenal Arifin.SH juga menambahkan bahwa operasi yustisi gabungan yang dilakukan di pasar Rowosari,  ada 102 pelanggar yang tidak menggunakan masker, lalu pelanggar dibawa oleh Satpol PP ke tempat penindakan, Kapolsek Rowosari AKP Zaenal Arifin.SH. berharap, "dengan adanya operasi yustisi gabungan ini, semoga masyarakat bisa mentaati peraturan Pemerintah tentang protokol kesehatan 3 M, memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, pungkasnya.

Anto